Dugaan Pencemaran Pantai Cangkring Bantul, DLH Ambil Sampel Air dan Tunggu Hasil Lab
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Suasana puncak perayaan Harganas yang ke-29 di kompleks Balai Kota Jogja, Rabu (29/6/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Pemkot Jogja mengajak semua pihak untuk terlibat aktif dalam upaya menekan angka stunting. Perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang ke-29 tahun ini pun dinilai jadi momentum yang tepat untuk menekan angka stunting dan mewujudkan keluarga yang tangguh.
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi mengatakan keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang berperan penting dalam pembentukan kepribadian seseorang. Keluarga juga berperan dalam persemaian berbagai nilai sejak dini hingga dewasa.
BACA JUGA: Update Informasi Stok Darah di DIY Hari Ini
Selain pandemi Covid-19, keluarga juga harus dihadapkan dengan isu kesehatan yang lain, yaitu risiko stunting atau masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan anak yang baru lahir.
Kurangnya berat badan dan tinggi badan anak terhambat sehingga lebih pendek dibandingkan anak-anak seusianya adalah ciri-ciri dari stunting. "Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan yang ditujukan untuk mencegah dan menurunkan angka stunting demi keluarga yang sehat, berkualitas, produktif dan harmonis," katanya dalam puncak perayaan Harganas di kompleks Balai Kota Jogja, Rabu (29/6/2022).
Sumadi menyampaikan, di Indonesia masih ada 21,9 juta keluarga yang teridentifikasi sebagai keluarga berisiko stunting. Sementara itu, angka stunting di DIY pada 2021 masih berada di angka 17% dan di Kota Jogja mencapai 12,88% atau sejumlah 1.433 anak.
"Masa pandemi Covid-19 telah membuktikan bahwa keluarga juga berperan sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyebaran dan penularan virus. Sehingga kami juga yakin bahwa momentum Harganas ini kita bisa menekan angka stunting secara bersama," ucap dia.
BACA JUGA: Pimpinan UMY Beri Motivasi Langsung Dosen yang Sedang Studi S3 di Eropa
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyebut, peringatan Harganas hendaknya menjadi tonggak baru dalam upaya pencegahan stunting dan sinergitas berbagai pihak dalam mengoptimalkan penanganan. Dia mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
"Dengan keluarga yang sehat dengan didukung ekosistem yang berkualitas dan mandiri, berbudaya dan berketahanan di Jogja, maka upaya dalam menekan angka stunting kita harapkan akan semakin maksimal," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Bantul mengambil sampel air Pantai Cangkring terkait dugaan pencemaran limbah tambak udang. Hasil uji laboratorium diperkirakan 10 hari.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.