Kolaborasi Donati-SoulCha di GPFE 2026 Jogja, Pameran Jadi Lebih Hidup
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Ilustrasi pemeriksaan kesehatan hewan kurban. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN- Jumlah hewan kurban yang disembelih pada tahun ini diperkirakan berukurang hingga 30% dibandingkan tahun lalu. Penyebab utamanya karena wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terjadi tahun ini.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Suparmono mengatakan tidak hanya titik penjualan hewan kurban yang barkurang, jumlah hewan kurban yang disembelih tahun ini juga diprediksi mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. "Ini karena adanya wabah PMK ya. Kami prediksi jumlah hewan kurban yang dipotong tahun ini kami prediksi akan berkurang," katanya kepada Harian Jogja, Senin (4/7/2022).
Berdasarkan pendataan jumlah hewan kurban yang dilakukan DP3 Sleman di seluruh kalurahan pada 2021 lalu, tercatat jumlah keseluruhan hewan kurban yang dipotong sebanyak 15.538 ekor. Jumlah tersebut berkurang 3.374 ekor jika dibandingkan pada 2020 sebanyak 19.312 ekor.
Jika tahun 2020 jumlah sapi yang dipotong sebanyak 7.627 ekor, saat Iduladha pada tahun 2021 jumlah sapi potong yang disembelih sebanyak 7.234 ekor. Untuk jumlah kambing yang dipotong pada tahun 2020 sebanyak 1.912 ekor namun pada tahun 2021 jumlahnya bertambah menjadi 2.349 ekor.
BACA JUGA: Tagar Aksi Cepat Tilap Viral di Twitter, Ini Profil dan Struktur ACT
Adapun untuk domba, tahun 2020 yang dipotong sebanyak 9.773 ekor dan tahun 2021 yang dipotong tercatat sebanyak 5.955 ekor. "Nah, untuk tahun ini karena wabah PMK perkiraan jumlah hewan kurban yang dipotong antara 20-30 persen baik itu untuk sapi potong, kambing dan domba. Mudah-mudahan ini hanya prediksi," ujarnya.
Untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban, kata Suparmono, Pemkab mendatangkan ternak dari luar daerah. DP3 baru menerima pengajuan penambahan hewan ternak dari luar daerah. Masing-masing sebanyak 500 ekor sapi bali, 17 ekor sapi PO dan 176 ekor kambing atau domba.
"Dari jumlah tersebut, informasi yang kami terima sudah 200 ekor sapi yang datang, selebihnya akan menyusul untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kolaborasi Donati Furniture dan SoulCha di GPFE 2026 Jogja hadirkan pengalaman unik: coba furnitur sambil menikmati matcha dalam satu ruang interaktif.
Biaya perpanjangan izin tinggal di Jepang naik drastis mulai Oktober 2026. Izin tinggal tetap melonjak 1.900% jadi 200.000 yen. Simak daftar lengkapnya.
Belanja Pemkot Jogja dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp205,12 miliar menjadi Rp2,11 triliun. Pemkot menyebut fiskal tetap terjaga.
Apple dikabarkan luncurkan iPhone lipat pertama pada 9 September 2026. Ini acara pertama CEO baru John Ternus. Harga diprediksi tembus Rp35 juta. Simak bocorann
Ariel Tatum resmi mengganti nama legal menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini setelah permohonannya dikabulkan PN Jakarta Selatan. Ini alasan di baliknya.
Bayar pakai QRIS kena biaya admin? Bank Indonesia melarang surcharge kepada konsumen dan mengatur MDR sebagai tanggung jawab merchant.