Libur Maulid, 13.328 Wisatawan Datang ke Pantai Parangtritis
Sebanyak 13.328 wisatawan mengunjungi Pantai Parangtritis selama tiga hari libur Maulid. Retribusi wisata mencapai Rp193,256 juta.
SMK Perkebunan Jogja yang beralamat di Jalan Kenari No 65, Muja-muju, Umbulharjo./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah Menengah Perkebunan (SMK) Perkebunan Jogja menyediakan fasilitas asrama menginap dan kebutuhan sembako bagi murid yang masuk ke sekolah itu. Saat ini, sekolah tersebut masih membuka proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sampai dengan Agustus 2022 mendatang.
Ketua PPDB SMK Perkebunan Jogja, Purnomo Hadi Santoso, mengatakan kebanyakan murid yang sekolah di tempat itu merupakan mereka yang berasal dari luar Jogja. Misalnya saja Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan lain sebagainya. Sehingga pihaknya menyediakan fasilitas asrama dan sembako gratis bagi murid tersebut.
"Kalau di sekolah ini bagi anak-anak luar Jogja disediakan asrama dan tidak dipungut biaya, sekolah juga menyediakan sembako dua minggu sekali dalam bentuk beras dan telur," katanya, Minggu (10/7/2022).
BACA JUGA: 80 Persen Lulusan SMK Perkebunan Jogja Langsung Bekerja
Lanjut Purnomo, selain mendapatkan sejumlah fasilitas sekolah, murid mendapat jaminan pekerjaan selepas lulus. Bisa dibilang 80 persen murid di sekolah itu bekerja selepas lulus. Sebab, setiap enam bulan sekali sejumlah perusahaan yang telah menjalin kerja sama dengan SMK Perkebunan selalu merekrut tenaga kerja baru dari sekolah itu.
"Itu keunggulan nomor satu dari kami, peluangnya lebih besar dan bisa kami garansikan. Setiap enam bulan itu perusahaan selalu datang dan menawarkan atau menarik ke sini untuk bekerja di perusahaan mereka. Cuman kendalanya kami belum mampu memenuhi itu, sehingga kami berharap bahwa pegiat perkebunan dan orang tua yang bekerja di sektor perkebunan untuk masuk ke sekolah ini," kata Purnomo.
Adapun proses pendaftaran di SMK Perkebunan Jogja bisa dilakukan dengan dua cara yakni online dan offline. Untuk pendaftaran online calon murid bisa mengakses situs yang disediakan pada lama sosial media sekolah. Sementara untuk pendaftaran ofline bisa langsung datang ke sekolah yang beralamat di Jalan Kenari No 65, Muja-muju, Umbulharjo.
"Kami buka pada hari kerja pada jam 08.00 Wib sampai dengan 15.00 Wib," ujarnya.
BACA JUGA: Beasiswa Ratusan Mahasiswa Papua di Jogja Mandek, Banyak yang Kelaparan & Putus Kuliah
Purnomo menambahkan bahwa saat diterima di sekolah itu, murid juga akan menempuh ujian pengetesan untuk melihat sejauh mana kemampuan murid dalam pengetahuan dasar. Hasil tes nantinya akan dijadikan acuan untuk memberikan cara dan perlakuan khusus kepada murid.
"Kami memang ada tes, namun setelah murid masuk ke sini, itu akan kami klasifikasikan kompetensi mereka. Itu berkaitan dengan kemampuan dasar mereka, jadi murid yang agak lemah di bidang tertentu akan mendapat perlakuan khusus dan cara pembelajaran berbeda juga," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 13.328 wisatawan mengunjungi Pantai Parangtritis selama tiga hari libur Maulid. Retribusi wisata mencapai Rp193,256 juta.
Anak Kampung Sadang, Bandung Barat, menyeberangi Waduk Saguling dengan rakit untuk sekolah. Warga berharap akses jembatan segera dibangun.
Kemnaker menyiapkan strategi triple skilling berupa upskilling, reskilling, dan cross-skilling untuk menghadapi perubahan dunia kerja akibat AI.
Job fair disabilitas Kulonprogo mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Riski dan Arif berbagi perjuangan mencari pekerjaan inklusif.
Pembangunan inklusif di Indonesia disoroti. Ohana Indonesia mendesak reformasi anggaran dan pemenuhan hak kelompok difabel.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (29/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis