GKR Hemas: Daycare Wajib Berizin, Orang Tua Diminta Aktif Awasi
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL -- Kondisi gelombang tinggi di sepanjang pantai Bantul beberapa waktu lalu dinilai tak memengaruhi jumlah kinjungan wisatawan. Adapun penurunan kunjungan wisata terjadi diperkirakan karena masa liburan telah usai.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, menjelaskan gelombang tinggi tak berpengaruh pada jumlah kunjungan. "Enggak berpengaruh [gelombang tinggi], karena itu memang siklus rutin tahunan," ujarnya, Jumat (22/7/2022).
BACA JUGA: Dapat KUR dari Bank BPD DIY, Batik Sekar Arum Kini Eksis dengan Motif Klasik & Pewarna Alam
Namun dia mengakui memang terjadi penurunan kunjungan bila dibanding minggu-minggu sebelumnya, disebabkan sudah memasuki masa sekolah. "Karena masa libur sudah selesai. Sudah turun seperti hari biasa, hari aktif anak sekolah," katanya.
Ia memperkirakan penurunan terjadi sekitar 20%-30% dibandingkan masa libur sekolah lalu. Penurunan sebenarnya mulai terlihat pada akhir pekan 9-10 Juli lalu, yang merupakan akhir dari libur sekokah dan ada pelaksanaan Iduladha bagi umat muslim.
Walau tak memengaruhi aktivitas wisata, ia memastikan petugas di lapangan bersama tim SAR selalu mengingatkan pengunjung agar berhati-hati, mengingat kondisi gelombang tinggi terjadi dalam beberapa hari terakhir. "Sudah diingatkan, SAR yang piket, lewat pengeras, sambil mengingatkan. Agar hati-hati, kemudian lebih banyak memperhatikan gelombang. Yang sering terjadi kan sering tidak memperhatikan gelombang," ujar dia.
Meski demikian ia memastikan kondisi itu tetap aman untuk aktivitas wisata. "Wisata tetap aman, enggak apa-apa, yang penting itu tadi, melihat gelombang saja," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
CKG 2026 mendeteksi 1 juta kasus hipertensi baru dan 188 ribu diabetes baru. Kemenkes mengimbau masyarakat rutin cek kesehatan setiap tahun.
BGN menyiapkan 1.700 SPPG di wilayah dengan stunting tinggi. Program MBG diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Penumpang pesawat internasional Asia-Pasifik turun 1,1 persen pada Juni 2026. Kenaikan harga avtur memicu tarif tiket lebih mahal dan penyesuaian kapasitas.
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.
Sri Sultan HB X menegaskan AI di industri asuransi harus menjaga martabat manusia. OJK menyebut AI hanya menjadi alat bantu profesional.