Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Pantai Parangtritis, Bantul, didatangi para wisatawan pada Jumat (1/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL -- Kondisi gelombang tinggi di sepanjang pantai Bantul beberapa waktu lalu dinilai tak memengaruhi jumlah kinjungan wisatawan. Adapun penurunan kunjungan wisata terjadi diperkirakan karena masa liburan telah usai.
Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, menjelaskan gelombang tinggi tak berpengaruh pada jumlah kunjungan. "Enggak berpengaruh [gelombang tinggi], karena itu memang siklus rutin tahunan," ujarnya, Jumat (22/7/2022).
BACA JUGA: Dapat KUR dari Bank BPD DIY, Batik Sekar Arum Kini Eksis dengan Motif Klasik & Pewarna Alam
Namun dia mengakui memang terjadi penurunan kunjungan bila dibanding minggu-minggu sebelumnya, disebabkan sudah memasuki masa sekolah. "Karena masa libur sudah selesai. Sudah turun seperti hari biasa, hari aktif anak sekolah," katanya.
Ia memperkirakan penurunan terjadi sekitar 20%-30% dibandingkan masa libur sekolah lalu. Penurunan sebenarnya mulai terlihat pada akhir pekan 9-10 Juli lalu, yang merupakan akhir dari libur sekokah dan ada pelaksanaan Iduladha bagi umat muslim.
Walau tak memengaruhi aktivitas wisata, ia memastikan petugas di lapangan bersama tim SAR selalu mengingatkan pengunjung agar berhati-hati, mengingat kondisi gelombang tinggi terjadi dalam beberapa hari terakhir. "Sudah diingatkan, SAR yang piket, lewat pengeras, sambil mengingatkan. Agar hati-hati, kemudian lebih banyak memperhatikan gelombang. Yang sering terjadi kan sering tidak memperhatikan gelombang," ujar dia.
Meski demikian ia memastikan kondisi itu tetap aman untuk aktivitas wisata. "Wisata tetap aman, enggak apa-apa, yang penting itu tadi, melihat gelombang saja," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.