Prediksi Bali United vs Persita Tangerang: Susunan Pemain, H2H, Skor
Bali United bermodal dua kemenangan beruntun, yang keseluruhan didapatkan ketika bermain tandang, Sementara itu Persita datang dengan modal yang lebih bagus lag
TPR Parangtritis, Rabu (4/5/2022) siang./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul harus mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun ini sebesar Rp32 miliar meski sulit. Kesulitan muncul karena rencana kenaikan retribusi objek wisata Pantai Selatan Jawa (Pansela) masih dipertimbangkan.
Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Jati Bayubroto, mengatakan target PAD dari retribusi semua objek wisata yang dikelola Pemkab Bantul tahun ini Rp32 miliar. Nominal itu berasal dari 3,2 juta kunjungan.
BACA JUGA: Mengenal Candi Risan, Peninggalan Purbakala Penanda Batas DIY dan JawaTengah
“Sampai akhir bulan Juli sudah separuh lebih, tetapi untuk mencapai target sepertinya sulit,” kata Jati, Selasa (19/7/2022).
Menurut Jati, target Rp32 miliar PAD dari sektor wisata sudah mempertimbangkan rencana kenaikan retribusi di objek wisata Pansela. Namun, rencana tersebut sampai saat ini masih dalam wacana dan belum ada kepastian.
“Angka Rp32 miliar dari asumsi kenaikan tarif retribusi. Tetapi kami sudah mulai berdiskusi dengan berbagai pihak, minta masukan, hasilnya kenaikan retribusi ini masih perlu kami pertimbangkan lagi,” ucapnya.
Dispar Bantul akan fokus mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya dengan menggandeng berbagai pihak, salah satunya mengajak agen-agen wisata dan biro perjalanan untuk mengikuti acara Jelajah Bantul.
Jelajah Bantuk adalah kegiatan melihat pengembangan destinasi pariwisata yang ada di Bantul sampai ke pelosok-pelosok dengan mengajak Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Asita.
Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul Wildan Nafis meminta Dinas Pariwisata Bantul tetap optimistis mengejar PAD. Sebab saat ini kondisi pariwisata sudah mendekati normal seperti sebelum pandemi Covid-19. Sebab target Rp32 miliar tersebut juga sudah tercapai ketika sebelum pandemi.
“Pandemi sudah selesai berarti sudah normal, dua tahun kemarin masyarakat ngampet berwisata, sekarang harusnya ada lonjakan. Dispar harus optimistis, kalau pesimistis dia tidak pengin mengejar target, kalau tetap optimis akan berupaya,” kata Wildan.
Menurut Wildan naik atau tidaknya retribusi bukan alasan bagi Dinas Pariwisata untuk pesimistis karena kenaikan retribusi hanya salah satu faktor. Faktanya sebelum pandemi PAD selalu tercapai. Selain itu politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini meminta memaksimalkan penarikan retribusi atau menghindari adanya kebocoran.
BACA JUGA: Jelajah Jalur Pansela, Tim Harian Jogja Kupas Destinasi Wisata dan Potensi Ekonomi Baru
Wildan mengaku sudah ada kesepakatan untuk menaikkan tarif retribusi objek wisata Pansela, tetapi masih menunggu peraturan bupati (perbup). Ketua DPRD Bantul, Hanung Raharjo juga mendukung adanya kenaikan retribusi wisata, asalkan dibarengi dengan peningkatan layanan bagi wisatawan.
“Kalau wisatawan merasa aman dan nyaman bisa menikmati destinasi wisata di Bantul biasanya harga tiket tidak menjadi masalah,” ucap Hanung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bali United bermodal dua kemenangan beruntun, yang keseluruhan didapatkan ketika bermain tandang, Sementara itu Persita datang dengan modal yang lebih bagus lag
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.