Abrasi Putus Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul, Warga Terpaksa Memutar
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Gumuk Pasir Parangtritis - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul menyebut proses penataan kawasan pantai selatan wilayahnya terus dilakukan seiring dengan perkembangan infrastruktur di kawasan itu. Kehadiran Jembatan Kabanaran dan juga Kelok 23 dinilai harus diikuti pula dengan peningkatan aspek kenyamanan bagi pengunjung ke wilayah itu.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Bantul, Yuli Hernadi menjelaskan untuk tahap awal pihaknya sudah melakukan sejumlah kebijakan untuk menata kawasan selatan Bantul. Selain rencana pemindahan rute jeep wisata, belum lama ini jawatan itu juga telah membersihkan sejumlah lapak di sisi selatan Pantai Parangtritis.
Menurut Yuli, penataan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh paguyuban pelaku usaha di kawasan pantai. Mulai dari warung makan, penyedia jasa jeep wisata, ATV, bendi dan kuda, hingga paguyuban penyedia payung pantai.
“Kami tata sedikit demi sedikit agar tidak terkesan kumuh. Mulai dari lapak pedagang, warung, jeep, ATV sampai paguyuban payung. Tujuannya agar suasana pantai lebih nyaman bagi wisatawan,” ujar Yuli, Kamis (20/11/2025).
Salah satu penataan utama adalah pengaturan jalur dan posisi layanan wisata. Payung-payung pantai nantinya akan ditata per blok, masing-masing delapan unit dalam satu deret, dengan memberikan ruang jalan yang cukup lebar menuju bibir pantai.
Adapun area basah atau zona dekat ombak akan dibagi secara jelas berdasarkan aktivitas, bendi dan kuda di bagian depan, payung di tengah, serta jeep di bagian paling belakang. Seluruh kendaraan wisata pun diwajibkan beroperasi dengan kecepatan rendah demi keselamatan pengunjung.
“Yang berdagang di selatan paving block Pantai Parangtritis itu bisa tetap berjualan dengan cara menggelar tikar, tetapi area selatan khusus payung tidak boleh dipakai berjualan. Tidak boleh ada meja, lincak, atau bangunan tambahan,” jelas Yuli.
Dispar Bantul juga telah membersihkan sejumlah lapak dan bangunan liar yang dinilai mengganggu estetika pantai. Setelah tahap pembersihan dan penomoran payung selesai, fokus selanjutnya adalah menjaga penataan agar tidak kembali semrawut. Meski begitu, Yuli mengakui masih ada tantangan lain yang belum sepenuhnya tertib, yakni kolam renang anak dan wahana permainan di kawasan pantai itu.
“Di area itu masih ada kolam renang dan beberapa fasilitas lain yang belum bisa kami tertibkan sepenuhnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Polri menyiapkan anjungan pencetakan SKCK untuk mengurangi interaksi pemohon dan petugas serta mencegah praktik pungli.
Manajer Kopdes Merah Putih berstatus pegawai BUMN di bawah Agrinas dengan PKWT dua tahun. Jabatan akan dievaluasi setelah kontrak berakhir.
Kiandra Ramadhipa akan start dari posisi kelima pada dua balapan Moto3 Junior FIM 2026 di Aragon, Minggu (27/9).
Jokowi disebut bakal dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 bersamaan Rapimnas dan HUT PSI di Surabaya.
Rahmat Erwin Abdullah meraih emas Asian Games 2026 sekaligus mencetak rekor dunia clean and jerk dan total angkatan.