Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Ilustrasi./Harian Jogja
Hariajogja.com, JOGJA -- Kasus bullying atau perundungan yang terjadi di sekolah seringkali tidak terungkap dan tidak permah dilaporkan. Untuk itu, sekolah diminta berkomitmen memegang teguh mencegah tindakan yang berpotensi terjadinya perundungan.
Ketua Komisi Perlindungan Anak Kota Jogja, Sylvi Dewajani memperkirakan kasus perundungan pada anak sebenarnya cukup banyak akan tetapi tidak dilaporkan sehingga jarang muncul ke permukaan.
Kasus bullying ini ada beragam jenis, mulai dari antarsiswa, dari guru ke siswa, dari sekolah ke siswa dan bentuk lain dengan objek siswa sebagai korban. Seharusnya perundungan bisa dilaporkan ke pihak terkait sehingga bisa ditindaklanjuti agar tidak berkepanjangan.
"Banyak sebenarnya tetapi tidak terlapor [dilaporkan], karena yang dilaporkan biasanya yang kekerasan. Seharusnya memang semuanya terlapor," katanya Minggu (24/7/2022).
BACA JUGA: Komisi Irigasi DIY Susun Rencana Tata Tanam Tahun 2022/2023
Dia mengatakan masa awal tahun ajaran baru seperti pelaksanaan MPLS di setiap sekolah bisa menjadi momentum tepat dalam menanamkan kepada siswa baru tidak melakukan perundungan kepada temannya.
Tak hanya itu di awal tersebut orangtua diminta agar selalu menekankan pada anak agar tidak melakukan bullying. Terkait dengan pencegahan perundungan ini telah ada Permendikbud No.82/2015 sebagai rambu untuk penanganan bullying atau berbagai praktik kekerasan yang muncul.
"Untuk kasus bullying ini memang perlu promosi kesadaran di sekolah, baik pada guru, siswa dan komite sekolah," ujarnya.
Berdasarkan data Program for International Student Assessment (PISA) 2018, Indonesia termasuk urutan kelima negara dengan persentase terbesar siswa mengalami perundungan, yakni sebesar 41,1%. Adapun persentase lokasi terjadinya perundungan terjadi di sekolah.
Menurutnya di Kota Jogja seharusnya semua sekolah sudah antiperundungan karena sebagian besar sudah mendeklarasikan sebagai sekolah ramah anak (SRA). Salah satu prinsip SRA adalah bebas dari bullying.
"Kalau sekolah ramah anak harusnya sudah tidak ada bullying. Karena sekolah ini memiliki karakteristik warga sekolah anti terhadap segala bentuk kekerasan termasuk verbal dan anak belajar dengan aman, nyaman serta diperlakukan adil," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.