Pilur Serentak Bantul Masuk Tahap Penetapan Calon, 24 Lurah Petahana Ajukan Cuti
Pilur serentak Bantul memasuki tahap penetapan calon. Sebanyak 24 lurah petahana telah mengajukan cuti untuk kembali mencalonkan diri.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja meminta masyarakat untuk mewaspadai persebaran demam berdarah dengue (DBD).
Aktivitas pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan mengoptimalkan gerakan 3M (menguras, menutup dan mengubur) pada area yang berpotensi berkembangnya jentik nyamuk harus dilakukan untuk mencegah penyebaran.
Kepala Seksi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi Dinkes Kota Jogja, Endang Sri Rahayu mengatakan data yang masuk sampai dengan saat ini ada sebanyak 107 kasus DBD di Kota Jogja dengan dua pasien meninggal dunia.
BACA JUGA: Surat Terbuka Wali Murid SMAN 1 Banguntapan Bantul yang Dipaksa Pakai Jilbab: Ibu Mana yang Tidak Sedih?
Jumlah ini disebutnya naik dibandingkan temuan kasus pada 2021 lalu yang berada di angka 94 kasus dengan satu pasien meninggal dunia.
"Sangat signifikan kenaikannya, mengingat baru sampai pertengahan tahun sudah melampaui total 2021. Sementara untuk case fatality rate sampai saat ini 1,8 persen dan target nasional kalau bisa jangan sampai satu persen," kata Endang, Rabu (3/8/2022).
Dia menjelaskan, dari 109 kasus itu Pandeyan jadi kelurahan paling tinggi angka sebarannya dengan jumlah sembilan kasus. Sementara kelurahan lain yakni Warungboto ada sebanyak tujuh kasus, Gowongan enam kasus, Keparakan dan Muja-muju masing-masing lima kasus. Di sisi lain, penyebaran tertinggi dicatat ada pada Januari lalu dengan jumlah 41 kasus.
Menurut Endang, selain mengoptimalkan PSN dan gerakan 3M pihaknya juga mengupayakan agar masyarakat benar-benar melaksanakan program satu rumah satu jemantik. "Sekarang gerakan 3M bahkan sudah ada plusnya yakni menghindari gigitan nyamuk dengan memakai baju yang panjang, oles anti nyamuk, dan memasang kasa pada jalur ventilasi," jelas dia.
Di sisi lain, program nyamuk ber-wolbachia yang telah diaplikasikan di sejumlah tempat juga masih berlangsung. Bahkan, kata Endang penerapan program ini semakin diperluas dan mulai diratakan di seluruh kemantren di Kota Jogja. "Nyamuk Aedes aegypti yang diberi bakteri Wolbachia diharapkan bisa menekan virus dengue di tubuh nyamuk," ucap Endang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Bantul memasuki tahap penetapan calon. Sebanyak 24 lurah petahana telah mengajukan cuti untuk kembali mencalonkan diri.
Ratusan siswa SMKN 1 Boyolangu Tulungagung mengeluh diare usai santap menu MBG. Dinkes amankan sampel makanan untuk uji laboratorium.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 18 September 2026 melayani 24 perjalanan rute Stasiun Tugu-YIA PP. Cek jam keberangkatan dan waktu tempuhnya.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.