WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Warga mengikuti Dhekahan Gedhe Onggopatran, Bantul, Minggu (7/8/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Sebagai upaya melestarikan budaya dan mempererat persaudaraan masyarakat, warga Onggopatran, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul menggelar Dhekahan Gedhe dan Malam Merti Budaya, Minggu (7/8/2022).
Koordinator Dhekahan Gedhe, Alim Bachtiar, menjelaskan kegiatan ini menggabungkan sedekahan dari tiga dusun di Onggopatran. "Kumpul bareng, makan makanan tradisional yang ada di sini sambil menikmati acara seni budaya," ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan nonton bareng kegiatan serupa tahun lalu, pameran seni rupa yang melibatkan 52 seniman, warga dan anak-anak. "Lalu ada melukis on the spot di sini yang diikuti seniman-seniman di Jogja," katanya.
Dhekahan Gedhe memiliki makna dan tujuan untuk merekatkan kembali masyarakat, dengan menyumbangkan dengan ikhlas baik makanan, kebudayaan, maupun kebersamaan. "Karena mungkin di masyarakat ada perbedaan-perbedaan, dengan ini mendekatkan kembali," ungkapnya.
BACA JUGA: GKR Hemas dan Menantu Ikut Meriahkan Kirab Budaya HUT Kalurahan Sabdodadi
Kegiatan ini merupakan inisiatif warga yang juga didukung sejumlah komunitas seni-budaya di sekitarnya seperti Komunitas Pojok dan Pondok Budaya Pesantren Kali Opak. Kegiatan digelar di Monumen Lumpang Mancasan, yang merupakan artefak pertanian di wilayah itu.
"Di sini ditemukan sebuah lumpang dari batu. Di sini banyak lumpang dan lesung. Ini lumpang paling gede. Ditemukan dari sungai, diangkat oleh warga. Menurut legenda itu balik lagi. Terus diangkat lagi dan dikasih patok," kata dia.
Dengan ditemukannya mesin penumbuk padi, lumpang mulai terlupakan. Maka dengan Dhekahan Gedhe juga diharapkan bisa menjadi pengingat tradisi pertanian yang ada di Onggopatran. "Itu yang kami uri-uri dan menjadi pemersatu," ungkapnya.
BACA JUGA: Bupati Bantul : Kasus Pemaksaan Jilbab Itu Kasuistik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Sekolah Rakyat Prabowo resmi beroperasi di 166 lokasi. Sebanyak 15.945 siswa menikmati pendidikan gratis berbasis asrama.
Program MBG menyerap 1,28 juta pekerja dan melibatkan ribuan UMKM serta koperasi dalam rantai pasok pangan nasional.
Pemerintah menambah kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Batch I ditargetkan mulai berjalan Juli 2026.
Peminat SNBT UGM 2026 mencapai 84.637 peserta. Sekolah Vokasi, Fakultas Teknik, dan Fisipol jadi fakultas paling diminati.
DPRD Kota Jogja siapkan Raperda Kota Layak Anak dengan melibatkan polisi untuk menangani kenakalan remaja dan kriminalitas anak.