Inflasi DIY April 2026 Melandai, Ini Penyebabnya
Inflasi DIY April 2026 turun jadi 0,09%. BPS ungkap pemicu kenaikan dan penurunan harga komoditas utama.
Wakil Presiden Maruf Amin. /Ist-Dokumentasi KIP-Setwapres
Harianjogja.com, SLEMAN- Paham radikal dalam beragama masih menjadi pekerjaan rumah dewasa ini. Moderasi beragama menjadi jalan keluar yang bisa ditawarkan untuk menekan paham-paham radikal.
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebut Dosen Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam mendorong moderasi beragama. Ma'ruf menyebut moderasi menjadi cara pandang yang harus dipegang teguh dalam kehidupan beragama.
Menurutnya moderasi beragama bukan barang baru, karena pada hakikatnya moderasi adalah sikap toleransi berperikemanusiaan dan berbudi luhur, sudah menjadi nilai yang dianut bangsa Indonesia sejak dahulu.
"Namun dalam perkembangannya akhir-akhir ini muncul tantangan paham-paham radikal atau ekstrem baik yang berorientasi pada agama maupun ideologi baik radikalisme dan sekularisme," ucapnya dalam Kongres Nasional Pendidikan Agama Islam (KONASPAI) V Kamis, (11/8/2022) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
BACA JUGA: Ferdy Sambo Berperan Merancang Skenario, Begini Peran 4 Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J
Berangkat dari kondisi objektif ini menurut Ma'ruf perlu diperkuat pemahaman dan sikap keagamaan yang moderat melalui berbagai kegiatan khususnya di bidang pendidikan agama. Diperlukan proses agar pembelajaran dan pemahaman pada moderasi bisa terintegrasi pada aspek kehidupan.
Lebih lanjut dia mengatakan moderasi beragama perlu diwujudkan dalam program nyata secara struktural melalui kebijakan dari pemerintah pusat dan daerah. Lalu melalui jalur kultural pendidikan formal, informal, serta forum dialog.
"Kerja sama Dosen Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum menjadi garda terdepan menumbuhkan moderasi beragama untuk mencegah pemahaman radikal dan berikan bekal ilmu pengetahuan yang lurus," lanjutnya.
Dosen Pendidikan Agama Islam memiliki tugas dalam memberikan bekal ilmu pengetahuan yang lurus bagi mahasiswa untuk menjadi pelopor dan membawa kemaslahatan ke masyarakat.
Ketua DPP Asosiasi Dosen Pendidikan Agama Islam (ADPISI) Aam Abdussalam mengatakan moderasi beragama menjadi konsep strategis. Sumber ajaran agama didalami bukan hanya menjadi konten saja, jangan sampai kampus menjadi sasaran radikal.
"Dengan tema pengarusutamaan moderasi beragama, maka diharapkan kongres dan konferensi ini menyumbangkan pikiran terbaik untuk bangsa," tuturnya.
Ketua Panitia KONASPAI V, Syukri Fathudin Ahmad Widodo mengatakan kondisi objektif saat ini masih ditemukan sebagian umat Islam yang memahami dan menafsirkan teks-teks agama secara ekstrim.
"Bahkan disertai dengan pelumrahan terhadap kekerasan dalam sejumlah kasus," ucap Syukri yang juga Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) UNY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inflasi DIY April 2026 turun jadi 0,09%. BPS ungkap pemicu kenaikan dan penurunan harga komoditas utama.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.