Santri Pesantren Baitussalam Belajar Jurnalistik di Harian Jogja
. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari dunia jurnalistik sekaligus mengetahui perkembangan industri media di era digital.
Sejumlah warga saat sedang mengakses vaksin booster di kantor Dinas Kesehatan Bantul, Jumat (8/7/2022) lalu./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Kesadaran masyarakat di Bantul untuk mengakses vaksin terutama vaksin dosis ketiga atau booster semakin tinggi. Salah satunya di Kecamatan Bambanglipuro. Peserta vaksinasi di Puskesmas Bambanglipuro membeludak.
Kepala Puskesmas Bambanglipuro Tarsisius Glory mengatakan target vaksinasi sebanyak 300 orang pada Jumat (12/8/2022) diikuti 457 orang. “Walaupun peserta membeludak tapi semuanya terlayani karena stok vaksin kami cukup, sehingga sampai pukul 10.00 WIB semua dapat terlayani,” kata Glory.
BACA JUGA: Danais Baru Cair Separuh, Pembangunan Lumbung Pangan Mataraman Baru Capai 50%
Menurut Glory, puskesmas yang dipimpinnya melayani vaksinasi dosis pertama, kedua, dan ketiga. Sebagian besar masyarakat mengakses adalah vaksin dosis ketiga atau booster untuk syarat perjalanan dan mengakses layanan publik.
Dia mengapresiasi masyarakat yang mulai sadar untuk mengakses vaksin booster demi kekebalan tubuh di tengah adanya peningkatan kasus Covid-19.
“Kemenkes sudah menyurvei, titer antibodi pada masyarakat Indonesia cukup tinggi setelah mendapatkan vaksinasi lengkap dan booster. Sehingga meski ada varian baru virus Corona, lonjakan Covid-19 tidak seperti saat varian Delta. Rumah sakit juga sedikit yang merawat pasien Covid-19,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja mengatakan antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 terutama booster memang akhir-akhir ini mengalami peningkatan cukup signifikan.
BACA JUGA: Berburu Kuliner di Sumbermulyo, Bantul? Ganjuran Food Court Saja
Bahkan layanan vaksinasi booster yang tadinya digelar sepekan sekali di halaman kantor Dinas Kesehatan Bantul saat ini ditambah menjadi dua kali, yakni Rabu dan Jumat. “Dulu biasanya yang mengakses hanya 100-200 orang dalam sehari, sekarang sehari bisa 400-500 orang,” kata Agus.
Selain di halaman kantor dinas kesehatan, layanan vaksinasi juga tetap digelar di sejumlah puskesmas dengan jadwal tergantung kesiapan masing-masing puskesmas. Ia berharap masyarakat sadar untuk mengakses vaksinasi sampai booster untuk kesehatan bersama, bukan semata-mata karena untuk mengakses layanan publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari dunia jurnalistik sekaligus mengetahui perkembangan industri media di era digital.
Kemenkeu menyiapkan perluasan basis pajak 2027 dengan menyasar potensi penerimaan dari aset properti yang disewakan.
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo meluas ke arah Bukit B29. Petugas mengerahkan dua helikopter water bombing untuk memadamkan api.
Lemak berlebih di perut dapat memicu resistensi insulin dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Simak penjelasan dokter dan terapinya.
Road to Alfamart Run 2026 digelar di Plaza Malioboro, Jogja, diikuti lebih dari 300 runner sebagai pemanasan menuju ajang utama di GBK.
Jenang Darmini di Pasar Beringharjo diburu wisatawan. Saat ramai, lebih dari 100 gelas jenang bisa terjual dalam sehari.