Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, Gunungkidul — Pemkab Gunungkidul bakal memperbaiki jalan rusak di kawasan industri yang berada di Kalurahan Candirejo, Semin. Tahun ini Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,9 miliar untuk memulai perbaikan tersebut.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan jalan rusak di kawasan peruntukan industri di Dusun Bangunsari, Kalurahan Candirejo, Semin menjadi salah satu prioritas perbaikan.
Dia tidak menampik sepanjang ruas penghubung alternative antara Kapanewon Semin dengan Ngawen mengalami kerusakan yang cukup parah. “Memang butuh perbaikan karena kerusakannya sudah parah,” kata Wadiyana, Senin (15/8/2022).
Dia menjelaskan, untuk tahun ini Pemkab mengalokasikan angaran perbaikan sebesar Rp1,9 miliar. Adapun proses masih tahapan lelang di Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa. “Mudah-mudahan segera ditentukan pemenangnya sehingga perbaikan segera dilaksanakan,” katanya.
Meski demikian, imbuh Wadiyana, pagu anggaran yang disediakan tahun ini belum mencukupi untuk memperbaiki seluruh ruas yang rusak. Pasalnya, jalan yang diperbaiki baru sepanjang 500 meter. Sedangkan total ruas yang ada sepanjang 3,6 kilometer.
Menurut dia, perbaikan di jalan ini membutuhkan biaya yang besar karena kontur tanah yang labil sehingga proses menggunakan cor beton. “Sudah pernah diaspal, tetapi rusak lagi. Jadi, sekarang menggunakan cor beton FS 45 sehingga butuh biaya yang besar,” katanya.
Wadiyana mengungkapkan, sudah mengajukan anggaran untuk melanjutkan perbaikan jalan rusak di kawasan peruntukan industri Semin. “Perbaikan dilakukan secara bertahap karena memang anggaran yang dimiliki terbatas. Sudah, kami ajukan untuk meneruskan perbaikan,” katanya.
Salah seorang warga Dusun Bangunsari, Candirejo, Suyamto mengatakan, kondisi jalan di wilayahnya rusak parah karena banyak kendaraan bermuatan berat yang sering melintas.
Dia berharap ada proses perbaikan sehingga tidak mengganggu aktivitas warga karena kerusakan dapat memicu terjadinya kecelakaan. “Ya harus berhati-hati saat melintas,” katanya.
Menurut dia, akses ini banyak digunakan para perkerja pabrik di salah satu perusahaan sarung tangan di dusunnya. “Jadi tidak hanya untuk aktivitas warga, tapi juga jalur usaha bagi karyawan pabrik maupun kendaraan mengangkut hasil produksi dari pabrik sarung tangan,” katanya.
Foto,
Sebuah kendaraan melintas di jalan rusak di kawasan peruntukan industri di Dusun Bangunsari, Candirejo, Semin. Foto diambil 15 Juli 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.