WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dalam satu tahun terakhir, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tercatat menorehkan lebih dari 300 prestasi di tingkat nasional dan lebih dari 40 prestasi di tingkat Internasional. Mengapresiasi dan mendokumentasikan capaian tersebut, UMY kini memiliki Sistem Prestasi Mahasiswa.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan UMY, Faris Al-Fadhat, mengatakan prestasi mahasiswa UMY saat ini meningkat cukup signifikan dalam satu tahun terakhir dan juga dua bulan terakhir.
BACA JUGA: Rute Penerbangan Internasional YIA Ditambah ke Singapura, Malaysia, hingga Turki
“Tanggung jawab kami di universitas agar prestasi mahasiswa yang telah diraih tidak selesai hanya sekadar kegiatan semata. Namun, prestasi tersebut dapat terdokumentasikan agar mahasiswa dan universitas dapat melihat prestasi yang telah diraih. Sehingga nanti ketika mahasiswa lulus, rekam prestasi ini dapat menjadi bekal dalam pendamping ijazah mahasiswa,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Prestasi mahasiswa tersebut didokumentasikan melalui Sistem Prestasi Mahasiswa. Sistem ini untuk memudahkan dalam pendataan prestasi mahasiswa serta memudahkan dalam klaim prestasi mahasiswa. “Seluruh mahasiswa cukup mengakses sistem ini untuk pendataan prestasi. Jadi tidak perlu lagi mendata dua sampai tiga kali, cukup menggunakan sistem ini dapat mendata satu kali,” katanya.
BACA JUGA: Sportourism, Olahraga Sekaligus Wisata untuk Jaring Pasar Internasional
Kepala Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) UMY, Oki Wijaya, menuturkan selama satu periode Agustus 2021 hingga Agustus 2022, prestasi mahasiswa UMY semakin meningkat. Lebih dari 300 prestasi yang telah diraih di tingkat nasional, sedangkan di tingkat internasional sejumlah 42 prestasi mahasiswa.
“Mahasiswa yang menyumbangkan prestasi ini sebagian besar dari bidang seni, olahraga dan bela diri. Oleh karena itu, kami patut bersyukur bahwa mahasiswa kami sudah mampu bersaing dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi, bukan hanya tingkat nasional tapi juga internasional,” ungkapnya.
Meningkatnya prestasi mahasiswa ini juga diharapkan dapat meningkatkan peringkat prestasi mahasiswa di tingkat nasional. “Insyaallah prestasi-prestasi mahasiswa ini akan diproses oleh LPKA dan diajukan ke Kemdikbudristek. Kami berharap tahun ini UMY dapat masuk peringkat dari 10 besar ke peringkat kedelapan di tingkat nasional,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Harga emas dunia diprediksi menembus US$4.943 per troy ounce dan mendorong harga logam mulia domestik menuju Rp2,9 juta per gram.
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Proyek pembangunan Jembatan Kewek Jogja mulai memasuki tahap persiapan teknis. Pembongkaran jembatan lama dijadwalkan bulan depan.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.