GKR Hemas: Daycare Wajib Berizin, Orang Tua Diminta Aktif Awasi
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Gedung UMY/UMY.ac.id
Harianjogja.com, BANTUL—Di negara-negara ASEAN yang hanya memilki persebaran kendaraan kurang dari 3% di seluruh dunia, persentase kematian yang terjadi di jalan terhitung sebesar 12% dari total di seluruh dunia.
Merespons permasalahan ini, Uni Eropa melalui program Erasmus+ menginisiasi Asia Safe Project, dengan melibatkan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sebagai salah satu partner universitas dalam project ini.
koordinator Asia Safe Project, Ghazwan Al-Haji menuturkan Asia Safe Project memiliki beberapa misi demi mencapai tujuan mereka, yaitu mengembangkan, beradaptasi dan mengimplementasikan kurikulum untuk jenjang Master di bidang keselamatan dalam berlalu lintas.
“Asia Safe Project juga sudah menyiapkan berbagai konsep yang bisa diterapkan, seperti mengembangkan kursus untuk profesional, melakukan analisa pasar serta menyiapkan data dan analisa mengenai kecelakaan yang terjadi di lalu lintas,” ujarnya saat berkunjung ke UMY, Kamis (1/9/2022).
BACA JUGA: Serangan Membabi Buta! Tak Hanya ke Mahasiswa UAD Jogja, Pegawai Indomaret Juga Terluka
Erasmus+ ke UMY melalui agenda yang bertajuk “Erasmus+ CBHE Asia Safe Consortium Visit to UMY” pada Kamis (1/9), Prof. Ghazwan Al-Haji selaku koordinator dari Asia Safe Project menyampaikan bahwa tingginya tingkat kecelakaan yang terjadi di lalu lintas disebabkan oleh berbagai faktor. Erasmus+ melalui project ini memiliki tujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan di lalu lintas. Dalam presentasinya, Prof. Ghazwan menjelaskan bahwa Asia Safe Project memiliki beberapa misi demi mencapai tujuan mereka, yaitu mengembangkan, beradaptasi dan mengimplementasikan kurikulum untuk jenjang Master di bidang keselamatan dalam berlalu lintas.
Dalam menjalankan project ini, Erasmus+ menjalin kerjasama dengan berbagai universitas di tiga negara di Asia yaitu Indonesia, Malaysia dan Vietnam. Untuk Indonesia, selain UMY juga ada Universitas Gadjah Mada (UGM). Sementara dari Malaysia dan Vietnam masing-masing juga terdapat dua universitas yang siap berkolaborasi dalam Asia Safe Project.
Rektor UMY, Gunawan Budiyanto, menyampaikan diadakannya program ini juga sebagai bentuk pendekatan antara Eropa melalui Uni Eropa dengan kawasan Asia. Dengan adanya kurikulum yang disusun oleh Erasmus+ baik di tingkat sarjana maupun pascasarjana bisa meningkatkan keselamatan dalam bertransportasi.
“Harapannya prodi maupun fakultas lain di UMY bisa mengambil skema yang lain, seperti skema tentang kebencanaan, humanity dan lingkungan. Karena saya sendiri tertarik dengan skema kebencanaan karena kita punya sejarah panjang tentang bencana,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Kemensos menargetkan lebih dari 150 ribu siswa masuk Sekolah Rakyat pada 2027. Program ini difokuskan untuk anak kurang mampu, putus sekolah, dan anak jalanan d
UMKM di Sleman menyerap 366.378 tenaga kerja hingga Mei 2026. Kapanewon Depok menjadi wilayah dengan jumlah pekerja dan unit usaha terbanyak, didukung aktivitas
Analisis APK mengungkap indikasi fitur baru ChatGPT yang memungkinkan pengguna membuat stiker WhatsApp langsung dari perintah teks. OpenAI belum memberikan konf
Presiden FIFA Gianni Infantino kembali menjadi sorotan setelah laporan Daily Telegraph mengungkap dugaan hubungan gelap dengan mantan karyawan UEFA yang menerim
Presiden AS Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif baru untuk memperketat aturan kewarganegaraan dan membatasi praktik birth tourism. Kebijakan ini