PSEL Piyungan Olah 1.000 Ton Sampah per Hari, Investasi Rp3 Triliun
PSEL Piyungan ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan 18-20 MW listrik dengan investasi hingga Rp3 triliun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Bantuan Sosial (Bansos) kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan diterima dua sampai tiga hari ke depan. Executive Grand Manager Kantor Cabang Utama (EGM KCU) Kantor Pos Yogyakarta 55000, Fahdian Yunardi menyampaikan bantuan akan disalurkan secepatnya setelah pendataan rampung.
"Kemungkinan dua atau tiga hari ke depan," ucapnya kepada Harian Jogja, Selasa (6/9/2022).
Masyarakat yang boleh mengambil bantuan yakni masyarakat yang namanya tertera di dalam Daftar Nominatif (Danom) dan Surat Panggilan (SP). Kemudian masyarakat yang namanya tertera dalam satu Kartu Keluarga (KK) dengan penerima, dengan membawa KTP asli, KK asli, serta SP.
"Bagi penerima difabel, jompo, uzur, dan sakit akan diantar. Penerima yang sudah menjadi ASN/TNI/Polri, meninggal dunia KK tunggal tidak dibayarkan," jelasnya.
Terkait jumlah data penerima Bansos BBM menurutnya saat ini masih dalam proses pencetakan Danom dan SP. Penyaluran akan segera dilakukan setelah proses data selesai. "Ini sedang proses," lanjutnya.
Baca juga: Bye BBM Murah! Harga Revvo 89 di SPBU Vivo Kini Saingi Pertalite
Sub Koordinator Pemberdayaan Sosial Dinsos Sleman, Feri Istanto mengatakan untuk di Sleman mekanisme penyaluran yang utama adalah melalui pelayanan komunitas. Penerima diundang ke balai kalurahan atau pendopo kapanewon, lalu dari PT Pos membuka loket layanan.
"Biasanya hampir 90% terlayani dengan cara ini," tuturnya.
Apabila ada penerima yang belum datang, biasanya akan dilayani di Kantor Pos Kecamatan (KPC), selang beberapa hari setelah layanan komunitas selesai.
"Jika ada penerima yang disabilitas, bedridden, Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) maka akan ada Layanan Kunjung Nasabah (LKN) dari PT Pos. Jadi urutan mekanisme penyaluran, komunitas, di Kantor Pos, dan LKN," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan berdasarkan informasi dari PT Pos terjadi penundaan penyaluran. Hal ini dikarenakan ada informasi susulan yang menyebut penyaluran Bansos BBM akan disalurkan bersamaan dengan Program Sembako bulan September.
Bagi yang Meninggal Dunia
Bagi yang sudah meninggal dunia, data dari Kementerian Sosial (Kemensos) sudah dipadankan dengan data dari Dukcapil, sehingga kemungkinan besar sudah dihapus selama data kematian sudah dilaporkan ke Dukcapil.
"Data final penerima total di Sleman belum kami terima," paparnya.
Sebagaimana diketahui, Bansos BBM akan disalurkan dua tahap pada September dan Desember masing-masing senilai Rp300.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Piyungan ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan 18-20 MW listrik dengan investasi hingga Rp3 triliun.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.