Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Penyaluran bantuan sosial untuk mengantisipasi kenaikan bahan bakar minyak (bansos BBM) di wilayah DIY ditargetkan direalisasikan dalam waktu dekat. Sampai saat ini data dan jumlah penerima masih disiapkan. Pemda DIY berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos).
Bansos BBM akan disalurkan dua tahap pada September dan Desember masing-masing senilai Rp300.000. Bansos akan disalurkan oleh kantor pos ke alamat penerima. Penerima juga bisa mengambil langsung ke kantor pos.
BACA JUGA: BCS Tarik Diri 4 Laga Ke Depan, Ini Tanggapan Manajemen PSS Sleman
"Saat ini sedang persiapan dan kami tengah menunggu data penerima dari Kemensos," kata Executive General Manager Kantor Cabang Utama Pos Jogja, Fahdian Hasibuan, Jumat (2/9/2022).
Fahdian menyebut sampai saat ini kantor pos belum menerima data penerima bansos BBM dari Kemensos. Namun, koordinasi dan komunikasi telah dilakukan dengan pemkab atau pemkot tiap wilayah. Sewaktu-waktu, bansos bisa disalurkan.
Menurutnya, data penerima bansos BBM masih dicek ulang oleh Pemerintah Pusat untuk memastikan penerima tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Hal ini merupakan verifikasi rutin lantaran tidak semua penerima bansos kemungkinan kembali menerima bansos BBM karena berbagai sebab.
"Belum bisa dipastikan apakah penerima bansos reguler juga mendapat bansos BBM. Tapi pasti ada sedikit perubahan, karena ada yang meninggal, tidak berhak dan lain-lain," kata dia.
BACA JUGA: Lahan Jalan Tol Jogja-Bawen Sekitar Selokan Mataram Diperluas, 2 Warga Ini Mulai Gelisah
Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, mengatakan sampai saat ini jawatannya juga belum menerima data penerima bansos BBM untuk wilayah DIY. Menurutnya, penyaluran akan sepenuhnya dilakukan oleh kantor pos, sehingga Pemerintah Pusat akan menyerahkan data penerima kepada Kantor Pos Jogja.
"Termasuk untuk bansos pekerja transportasi dan nelayan. Kami belum dapat info lebih lanjut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.