DIY Butuh 1.000 Ton Sampah per Hari untuk Proyek PSEL Piyungan
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Rektor UGM terpilih, Ova Emilia-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) membuat aturan baru seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Atas aturan baru ini, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Ova Emilia pun angkat bicara memberikan pandangannya.
Menurutnya, pendidikan tinggi untuk sarjana levelnya masih dasar. Dalam pembentukan pendidikan dasar ini masih terkotak-kotak dalam silo yang sangat tinggi dan tebal. Ova mencontohkan banyak sekali peran lulusan dokter umum yang bisa diambil. Misalnya menjadi manager Puskesmas, ambil posisi di Dinas Kesehatan, bisa menjadi praktisi, promosi kesehatan, dan lainnya.
"Dengan silo yang tinggi, menjadi mahasiswa itu tidak lentur mempelajari bidang-bidang lain. Ini yang telah dibuka dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)," ujarnya kepada Harian Jogja, Kamis (8/9/2022).
BACA JUGA: 1.500 Warga Sekitar Stadion Maguwoharjo Diundang ke Penutupan Porda/Peparda DIY 2022
Dengan adanya MBKM, maka perlu juga dilakukan penyesuaian dari ujian masuknya. Sehingga jalur masuk PTN akan dibuat lebih lentur dan fleksibel, namun bukan berarti tidak bermutu. "Seringkali kalau yang saya temui di lapangan, misalnya mahasiswa lulusan dokter, tapi jadi profesinya apa [berbeda]. Kok bisa kayak gitu, ternyata mungkin pada saat S1 ada potensi yang dia tidak kembangkan, padahal itu bakat dia," kata Ova.
Ini satu hal yang sangat disayangkan apabila belajar dikotak-kotakkan. Saat masih duduk di bangku SMA bisa jadi ada siswa yang mengambil jurusan Bahasa dan saat kuliah harus ambil jurusan yang sama. "SMA Bahasa, maka dia harus Bahasa, padahal pada saat SMA mungkin assesmentnya masih terlalu dini. Saya kira dengan ini memberikan fleksibilitas. Dan memungkinkan anak bangsa berkembang lebih optimal," jelasnya.
Saat ini UGM masih melakukan kajian bagaimana menyikapi aturan baru ini dan implementasinya di lapangan. "Kami kan tahu dari kebijakannya Dikbud itu, kalau ada perubahan saya melihat itu adalah kebijakan antisipasi yang lebih baik ke depan," paparnya.
BACA JUGA: Mulai Besok Pagi, Bansos BBM Akan Dibagikan untuk Warga Sleman
Ova mencontohkan lagi beberapa lulusan dokter justru menjadi peternak ayam. Dia menyayangkan hal ini karena biaya pendidikan tidak murah. "Maksudnya pendidikan itu kan mahal, artinya sayang banget dia ikuti itu tapi enggak happy, enggak passion terpaksa karena jalur dia, kami harus buat kebijakan baru, berfikir lebar," tuturnya.
Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim, menghapus sejumlah tes mata pelajaran yang diujikan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Skema baru ini diterapkan setelah Nadiem meluncurkan program Merdeka Belajar Episode 22, Rabu (7/9/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Capaian ini menjadi bukti keseriusan Pemkot Magelang dalam memenuhi hak pendidikan bagi seluruh anak, tanpa terkecuali.
Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 dibuka 18-30 Agustus. Simak 20 sekolah yang sebelumnya tidak mensyaratkan nilai UTBK-SNBT.
Fajar/Fikri lolos ke 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mengalahkan Eloi Adam/Leo Rossi dua gim langsung di New Delhi.
Spotify memperluas Running Mode ke Android. Fitur AI ini menyesuaikan playlist dengan tempo lari, tetapi belum tersedia di Indonesia.
Pasar murah Pemkab Bantul di Pajangan diserbu warga. Harga beras, minyak, telur, gula, dan bawang dijual lebih murah dari pasaran.