Geopark Night Specta 8.0 Hadirkan Rekor MURI dan Roy Jeconiah
Geopark Night Specta 8.0 di Nglanggeran digelar 10-11 Juli 2026 dengan target rekor MURI senam Penthol Tembem dan konser Roy Jeconiah.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, Gunungkidul – Sejumlah warga di Dusun Kepek I, Kepek, Wonosari, Gunungkidul kesulitan mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BLT BBM yang disalurkan mulai Jumat (9/9/2022) pagi. Penyebabnya adalah warga belum menjalani vaksin booster Covid-19.
Kepala Dusun Kepek I, Sukirno mengatakan, BLT BBM di wilayahnya sudah mulai dicairkan di Balai Kalurahan Kepek. Meski demikian, ia tidak menampik pencairan ada sedikit masalah karena warganya ada yang belum bisa mengambil.
“Masih saya pantau hingga sekarang. Tapi, sudah ada lima warga penerima bantuan yang belum bisa mencairkan, meski sudah datang ke balai kalurahan,” kata Sukirno kepada wartawan, Jumat.
Dia menjelaskan, warga yang belum bisa mengambil adalah para lansia dikarenakan belum vaksin booster. Untuk pencairan ada syarat harus sudah menjalani vaksin booster corona.
Baca juga: Bansos BBM untuk Warga Bantul Dicairkan Pekan Ini, Cek Lokasi Pencairannya
“Sebenarnya sudah vaksin hingga dosis kedua. Tapi belum booster karena memang belum terjadwal vaksin karena ada jeda waktu dalam pelaksanaan vaksin,” ungkapnya.
Terkait dengan masalah ini, Sukirno mengaku masih menunggu perkembangan. Namun, sambung dia, lansia yang belum bisa mengambil diminta untuk mengurus surat keterangan di puskesmas terdekat sebagai syarat dalam pencairan.
“Mudahan tetap bisa mencairkan bantuan ini. Untuk perkembangan saya masih memantaunya,” kata dia.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gunungkidul, Asti Wijayanti saat dikonfirmasi membenarkan adanya syarat vaksin booster untuk pengambilan BLT BBM. Adapun pelaksanaan di lapangan, ia juga tidak menampik adanya warga penerima bantuan yang belum bisa mencairkan karena belum menjalani booster.
Meski demikian, Asti memastikan hal tersebut bukan menjadi masalah. Pasalnya, bagi penerima bantuan yang belum menjalani vaksin booster diminta mengurus surat keterangan ke puskemas.
“Nanti di puskesmas akan di skrining berkaitan dengan kondisi yang bersangkutan. Surat keterangan ini dilampirkan untuk pencairan BLT BBM,” katanya.
Menurut Asti, total ada 95.520 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berhak menerima bantuan. Jumlah ini merupakan penerima bantuan program sembako serta Program Keluarga Harapan (PKH) yang tercatat di Bumi Handayani.
Program Sembako
Dia menambahkan, penyaluran bantuan tidak hanya sebatas BLT BBM, tapi ada juga pemberian program sembako. Hal ini berarti setiap keluarga akan mendapatkan dua program sekaligus dalam satu kali termin pencairan.
Adapun besaran bantuan BLT BBM setiap keluarga mendapatkan uang sebesar Rp300.000. Sedangkan bantuan sosial dari program sembako untuk September sebesar Rp200.000 per kepala keluarga.
“Jadi total bantuan kali ini yang diberikan sebesar Rp500.000 per keluarga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Geopark Night Specta 8.0 di Nglanggeran digelar 10-11 Juli 2026 dengan target rekor MURI senam Penthol Tembem dan konser Roy Jeconiah.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp59.850 per kg menurut PIHPS. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru, mulai beras, telur hingga daging.
Febrie Adriansyah mundur dari jabatan Jampidsus dan suratnya diterima Jaksa Agung. Kasus penggeledahan rumah di Sentul masih didalami polisi.
Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Belgia 2-1. Gol Mikel Merino di menit akhir jadi penentu kemenangan dramatis.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.