Pemda DIY Belum Terbitkan SE Baru Hantavirus, Warga Diminta Waspada
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
Suasana pelatihan jukir di Rumah Makan Puri Mataram, Tridadi, Sleman, Rabu (14/9/2022)./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 100 Juru Parkir (Jukir) di Kabupaten Sleman mengikuti pelatihan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyebut pelatihan ini digelar dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Jukir.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman, Arip Pramana, menyampaikan pelatihan ini digelar agar Jukir semakin profesional dan memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat. "Kegiatan pelatihan pengelolaan parkir ini menghadirkan sebanyak 100 orang pengelola parkir," ucapnya di Rumah Makan Puri Mataram, Tridadi, Sleman, Rabu (14/9/2022).
Tidak hanya pelatihan perparkiran, para Jukir juga mendapatkan sosialisasi keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya dari 536 orang, yang telah terdaftar 253 orang. "Kami menargetkan seluruh pengelola parkir di wilayah Sleman diikutsertakan dalam pelatihan dan BPJS Ketenagakerjaan," jelasnya.
BACA JUGA: Diduga Bakal Pungut Sumbangan Rp5 Juta ke Murid, SMK Negeri 2 Jogja Dilaporkan ke Ombudsman
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan bahwa pengelolaan parkir menjadi tanggungjawab bersama. Baik dari pemerintah, pengelola perparkiran, dan masyarakat lain. Kebutuhan tempat parkir terus meningkat seiring dengan jumlah kendaraan yang bertambah.
Kondisi ini bisa dilihat sebagai peluang dan tantangan. Bagaimana menciptakan perparkiran yang aman, tertib, dan aman bagi pengguna jalan. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah yang diambil Pemkab dalam menghadapi tantangan ini. "Saya berharap dengan pelatihan ini maka pengelolaan parkir di Sleman dapat semakin tertib dan terhindar dari pungutan liar dan oknum tidak bertanggung jawab," paparnya.
BACA JUGA: BMKG Prediksi La Nina Lemah Selama September-November, Begini Dampaknya terhadap Cuaca DIY
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.