40 Ribu Lebih Kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul Aktif Lagi
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bawaslu Gunungkidul membuka lowongan petugas pengawasan di tingkat kecamatan. Ppendaftaran dibuka pada 21-27 September 2022.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Rosita, mengatakan pengawasan pemilu juga dilaksankan mulai dari tingkat kapanewon atau kecamatan hingga kalurahan. Namun, tahapan rekrutmen pengawas pada saat ini masih di tingkat kecamatan.
“Proses rekrutmen sudah kami umumkan. Rencananya pendaftaran dimulai pada 21 September dan berakhir pada 27 September mendatang,” kata Rosita kepada wartawan, Jumat (16/9/2022).
Dia menjelaskan petugas pengawasan di tingkat kecamatan masing-masing tiga orang. Total kebutuhan untuk 18 kapanewon sebanyak 54 orang. “Nantinya juga ada rekrutmen petugas pengawas di kalurahan. Tapi, sekarang persiapannya masih untuk tingkat paswacam,” katanya.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Rini Iswandari, mengatakan tahapan rekrutmen panitia pengawas di tingkat kecamatan (panwascam) masih sebatas pengumuman karena pendaftaran baru dimulai 21 September mendatang.
“Sudah kami umumkan dan kami berharap partisipasi dari masyarakat,” katanya.
Rini menjelaskan warga yang berminat menjadi anggota panwascam harus memenuhi beberapa persyaratan. Calon pendaftar berusia minimal 25 tahun, paling rendah tamat SMA dan sederajat.
Selain itu, pendaftar juga tidak boleh berafiliasi dengan partai politik yang dibuktikan dengan surat pernyataan diri. Adapun syarat lainnya tidak terikat jalinan pernikahan dengan sesama penyelenggara pemilu.
“Yang tak kalah penting harus bebas dari narkoba. Sehat jasmani dan rohani serta tidak pernah dipidana penjara dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun,” katanya.
BACA JUGA: Sultan: Malioboro Mall dan Hotel Ibis Bisa Terintegrasi dengan JPG
Rini menambahkan rekrutmen sudah membuat jadwal tahapan seleksi. Setelah pendaftaran, penelitian berkas selanjutnya diumumkan ke masyarakat guna mendapatkan saran dan masukan.
Di tahap ini, masyarakat diminta memberikan masukan terkait dengan calon anggota panwascam di masing-masing kapanewon. “Setelahnya ada ujian tes tertulis dan wawancara. Nantinya hasil dari seleksi akan diumumkan secara terbuka,” katanya.
Rini berharap tahapan dalam rekrutmen anggota panwascam dapat berjalan dengan baik sehingga selesai tepat waktu. “Kami jadwalkan anggota panwascam terpilih dilantik paling lambat 28 Oktober mendatang,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.