Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogna.com, SLEMAN—Diduga kesal dengan bosnya karena sering diomeli atau dimarahi, seorang karyawan bengkel mobil di Mudal, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, nekat mencuri sejumlah barang dan kabur dari tempatnya bekerja.
Kapolsek Ngaglik, Kompol Anjar Istriani, menjelaskan karyawan itu adalah PRS, 33, warga asal Jakarta Barat. Pencurian diketahui oleh seorang saksi yakni karyawan lainnya bengkel mobil tersebut pada Rabu (14/9/2022) pagi.
“Sekitar pukul 08.00, peristiwa diketahui saat saksi yang salah satu karyawan yang pada waktu itu masuk shif pagi mencari Handphone Redmi Note 10 S warna Grey yang digunakan untuk operasional bengkel, namun saat itu sudah tidak ada," ujarnya, Selasa (20/9/2022).
Saksi tersebut kemudian mencoba mengecek ke indekos PRS yang pada hari sebelumnya masuk shift malam, namun ternyata tidak ada di kosnya. Saat kembali ke bengkel dan mengecek barang-barang lainnya, saksi tersebut juga mendapati beberapa hilang.
Baca juga: Lampaui Capaian Nasional, Penurunan Kasus Stunting di Sleman Dipuji Bank Dunia
Beberapa barang yang hilang meliputi handphone operasional bengkel, tujuh buah liquid rokok elektrik, dua buah cartridge dan delapan buah POD Vape. “Mengetahui hal itu, saksi kemudian melaporkannya ke Polsek Ngaglik,” kata dia.
Berdasarkan hasil penyelidikan melalui pemeriksaan saksi dan CCTV, petugas pun mengidentifikasi tersangka yang tak lain adalah PRS, karyawan bengkel tersebut. Polisi menangkap tersangka ketika pulang ke kosnya, di Jongkang, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik.
Hingga saat penangkapan, PRS belum sempat menjual barang-barang hasil curiannya. Berdasarkan pemeriksaan, PRS mengaku mencuri barang-barang tersebut lantaran kesal kepada bosnya karena sering dimarahi di forum.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, PRS disangkakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana di atas empat tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Cristiano Ronaldo masuk skuad Portugal di Piala Dunia 2026. Ini daftar lengkap pemain dan peluang juara Selecao das Quinas.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.