Pemda DIY Bantu Korban Gempa NTT, Mahasiswa Dapat Keringanan Biaya
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY memperkirakan hujan lebat akan mengguyur DIY hari ini, Sabtu (24/9/2022). Pagi hari, cuaca diperkirakan berawan.
Siang sampai sore potensi hujan sedang sampai lebat akan terjadi di Sleman, Kulonprogo bagian utara, dan Gunungkidul bagian utara. Lalu pada malam hari terjadi potensi hujan ringan di Kota Jogja, Sleman bagian selatan, Kulonprogo bagian utara, dan Bantul bagian timur.
"Untuk cuaca potensi hujan lebat sampai hari ini sabtu 24 September 2022, namun hari-hari berikutnya ada potensi hujan namun intensitas hujan ringan sampai sedang saja," ucap Kepala Kelompok Foreskater BMKG YIA, Romadi kepada Harian Jogja, Sabtu (24/9/2022).
BMKG menyampaikan peringatan dini pada potensi hujan sedang-lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang. "Serta waspada potensi gelombang laut sangat tinggi di perairan Yogyakarta," jelasnya.
Baca juga: Prakiraan Cuaca DIY Sabtu Ini: Siang Cerah Berawan, Malamnya Hujan?
Masyarakat diminta untuk lebih giat memperbaiki drainase, dan membersihkan aliran parit di lingkungan sekitarnya. Membuat sumur resapan agar air hujan tidak langsung mengalir ke sungai atau parit, tapi masuk mengisi sumur resapan.
"Sehingga dapat sebagai cadangan atau masuk ke sumur milik kita," paparnya.
Lalu juga merapikan pohon yang rimbun dan tinggi, sehingga aman saat terjadi angin kencang. Jika bepergian menggunakan sepeda motor agar tidak lupa membawa jas hujan.
Imbauan senada disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan. Masyarakat diminta waspada pada potensi hujan deras disertai angin kencang.
"Berdampak pohon tumbang, atap rumah terangkat. Masyarakat waspada pada cuaca ekstrim," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
UMKM Banyumas Raya mencatat potensi ekspor US$26.000 atau sekitar Rp460 juta melalui business matching KKI 2026.
Wabup Kulonprogo mengecek tukang becak yang masuk desil 9. Data kemiskinan dievaluasi agar bantuan dan akses pendidikan tepat sasaran.
Kebun salak seluas 1.500 meter persegi di Sleman terbakar. Damkar menduga api dipicu puntung rokok saat musim kemarau.
Polisi menangkap tiga tersangka karhutla di OKU Timur. Petugas menyita abu, ranting, tanah bekas terbakar dan dua korek api gas.
Bantul menghapus denda PBB-P2 untuk tunggakan 1994-2025. Wajib pajak cukup membayar pokok hingga 31 Desember 2026.