UKDW Masuk Top 100 WURI 2026
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Serah terima wayang sebelum digelarnya wayang kulit di Balai Kalurahan Pilangrejo. Sabtu (24/9/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Pariwisata (Dispar) DIY berkomitmen membangkitkan sektor kepariwisataan seusai terdampak pandemi Covid-19.
Salah satunya dengan menggelar pentas seni dan tradisi wayang kulit semalam suntuk di Balai Kalurahan Pilangrejo, Nglipar, Sabtu (25/9/2022).
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Dispar DIY, Kurniawan mengatakan pandemi Corona sempat memukul sektor kepariwisataan karena destinasi sempat ditutup di awal-awal terjadinya pandemi. Meski demikian, kondisi sekarang sudah membaik dan geliat wisata mulai kembali terlihat.
Menurut dia, berbagai upaya pemulihan terus dilakukan. Salah satunya menggelar atraksi bertemakan seni dan tradisi di sejumlah destinasi.
BACA JUGA: Penataan Pejabat Gunungkidul Tak Efektif, Dewan: Jangan cuma asal Bapak Senang
Sebagai gambaran di wilayah DIY diselenggarakan Jogja Air Show. Selain digelar di Pantai Depok, Bantul, kegiatan ini juga diselenggarakan di Embung Batara Sriten di Kalurahan Pilangrejo, Nglipar, untuk kategori paralayang.
Wawan, sapaan akrabnya menjelaskan, di saat bersamaan atau tepatnya pada Sabtu malam juga diselenggarakan pentas seni wayang kulit semalam suntuk di Balai Kalurahan Pilangrejo.
Kegiatan ini diselenggarakan juga sebagai upaya mendukung pelaksanaan Jogja Air Show 2022. “Kebetulan juga menjadi lokasi penyelenggaraan Jogja Air Show untuk kategori paralayang. Jadi, pentas wayang kulit untuk lebih menyemarakan kegiatan,” katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (24/9/2022).
Menurut dia, event wayang kulit juga sebagai upaya membangkitkan sektor pariwisata di Kapanewon Nglipar, khususnya di Kawasan Embung Batara Sriten yang sempat terdampak Covid-19.
“Kami terus berupaya membangkitkan pariwisata DIY melalui berbagai kegiatan, termasuk penyelenggaraan kegiatan seni adat dan tradisi di destinasi wisata,” katanya.
BACA JUGA: Kurangi Kecanduan Gawai, Anak-Anak di Pantai Krakal Diajak Lomba Layangan
Carik Pilangrejo, Ridwan Zamroni berterimakasih atas dukungan Dispar DIY karena telah menyelenggarakan pentas wayang kulit di balai kalurahan dengan lakon Antasena Ratu oleh Ki Dalang Supomo Puspo Guritno Degleng.
Menurut dia, kegiatan ini menjadi satu rangkaian penyelenggaraan Jogja Air Show di Embung Batara Sriten. “Sektor pariwisata mulai kembali bangkit,” katanya.
Ridwan berharap kondisi pandemi bisa berakhir yang ditandai dengan laju penularan Covid-19 dapat terus terkendali. Menurut dia, pandemi sangat merugikan karena selain membatasi aktivitas warga, juga bedampak terhadap perkembangan destinasi wisata, termasuk di Embung Sriten.
“Di awal-awal pandemi sempat tutup, tapi sekarang sudah muka. Mudah-mudahan keadaan semakin membaik dan kondisi kembali normal dan wisata bisa terus berkembang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Rupiah ditutup melemah ke Rp17.655 per dolar AS. BI siapkan intervensi agresif di pasar valas dan obligasi.
DPR mendesak Kemenlu bergerak cepat menyelamatkan WNI yang ditangkap Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Menkomdigi Meutya Hafid mengecam Israel usai menahan jurnalis Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Gaza.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.