Realisasi Program OPD Bantul Capai 70 Persen, Dewan Perketat Pengawasan
Komisi B DPRD Bantul mencatat realisasi program OPD mitra sekitar 70% dan memastikan seluruh kegiatan tuntas hingga akhir tahun.
Para dosen dan mahasiswa FSP ISI Jogja saat tampil membawakan pentas lakon berjudul Mahespati Sangkara pada Jumat (28/9/2024) malam di Laboratorium Seni kampus setempat. Dok. Ist (email)
Harianjogja.com, JOGJA—Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (FSP ISI) Jogja menggelar pentas penutup dari lakon Trilogi Dwipantara dengan judul Mahespati Sangkara pada Jumat (28/9/2024) malam di Laboratorium Seni kampus setempat.
Pentas seni yang melibatkan kolaborasi ratusan mahasiswa dan dosen itu menggabungkan sejumlah unsur dalam seni pertunjukan yakni tari, teater, musik etnik, orkestra, pedalangan dan sentuhan visual dari program studi animasi dalam sebuah lakon kebangsaan yang sukses.
Pimpinan Produksi Setya Rahdiyatmi menjelaskan, lakon Trilogi Dwipantara merupakan metafora permasalahan bangsa Indonesia saat ini. Pada lakon pertama yang bertajuk Niskala Nawasena, digambarkan Raja Adhikara yang menjaga amanat kemerdekaan dari berbagai ancaman dengan sosok antagonis tokoh Ahengkara.
“Niskala sang generasi emas, anak muda pewaris bangsa memimpin perlawanan dengan tekad merebut kembali kemerdekaan yang hakiki," jelasnya dalam rilis.
Kemudian pada lakon kedua yang berjudul Ambarasta merupakan metafora untuk bela negara kepada generasi emas Indonesia. Niskala menjadi gambaran bumi Indonesia yang menawan di mata seluruh negara dan selalu menjadi perhatian dunia global.
Ambarasta mencoba untuk menumbuhkan cinta tanah air dan menanamkan semangat bela negara pada generasi muda Indonesia yang jadi langkah nyata untuk kepastian kehidupan generasi kita di masa mendatang.
Sementara pada lakon terakhir ini yakni Mahespati Sangkara mengisahkan perjuangan seorang pemuda bernama Aruta yang mengajarkan pentingnya memperjuangkan hak kemerdekaan dari segala bentuk penjajahan di mata dunia.
Pertunjukan ini seperti memberi pesan sebagai kesatuan negara yang besar sudah semestinya selalu dijaga dari ancaman dan gangguan dari pihak luar. Ancaman akan selalu datang bila lalai dan tidak bermawas diri.
BACA JUGA: Komunitas Baju Bekas Ingin Ada Pengecualian Terbatas untuk Kebijakan Larangan Impor
“Kami mengemas semuanya dengan mengintegrasikan visual interaktif, memadukan tampilan LED dan seni panggung, serta interaksi aktor dengan animasi guna menciptakan pertunjukan yang imersif dan inovatif,” katanya.
Dekan FSP ISI Jogja Nyoman Cau Arsana menyebut, lewat pentas itu pihaknya ingin membuktikan bahwa fakultas tersebut berkomitmen sebagai lembaga seni yang kompeten. "Selain itu juga untuk memperkuat domain akademik yang menyentuh ruang kreativitas karya seni. Maka kami beterima kasih kepada pengkarya, pemeran, pengiring orkestra, panitia dan penari atas terwujudnya karya ini," ujarnya.
Rektor ISI Jogja Profesor Irwandi menyatakan, pentas ini jadi bukti sebuah proses kesenian dimana seniman menuangkan ide dan karya kepada audiens. "Maka saya mengapresiasi seluruh jajaran FSP ISI Jogja, semoga pentas ini jadi momentum baik untuk menyuarakan seni kepada masyarakat Indonesia dan dunia sebagaimana cita-cita kita agar ISI jadi world class university," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi B DPRD Bantul mencatat realisasi program OPD mitra sekitar 70% dan memastikan seluruh kegiatan tuntas hingga akhir tahun.
Jack Miller resmi meninggalkan MotoGP dan bergabung dengan Yamaha di WorldSBK 2027 dengan kontrak dua musim.
Astra Half Marathon kembali digelar pada 2026 dengan membawa semangat “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia” dalam perjalanan menuju 70 tahun Astra.
iPhone 18 Pro hadir dengan chip A20 Pro. Simak 3 pesaing Android: Samsung S26 Ultra, Pixel 11 Pro XL, dan Xiaomi 17 Ultra dengan kamera Leica
Kasus kekerasan terhadap perempuan di Sleman mencapai 185 korban hingga Agustus 2026. KDRT mendominasi dengan 114 kasus.
Miss Austria 2024 Lucia Sisic meninggal di usia 22 tahun setelah berjuang melawan sakit jantung sejak lahir. Simak perjalanan hidup dan duka dari Herzkinder Öst