WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar menandatangani prasasti Polresta Sleman, Rabu (28/9/2022)./Ist.-Humas Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagai respons terhadap padatnya penduduk dan tingginya dinamika kejahatan di Sleman, Polres Sleman secara resmi telah ditetapkan menjadi Polresta. Hal ini ditandai dengan pengukuhan yang dilakukan oleh Kapolda DIY, Irjen Pol. Asep Suhendar, Rabu (28/9/2022).
Pengukuhan dilaksanakan dengan penanggalan dan penyematan tanda lokasi. Irjen Pol, Asep Suhendar menuturkan dengan diterbitkannya Keputusan Kapolri tersebut, Polri telah secara resmi meningkatkan tipe Kepolisian Resor Sleman menjadi Kepolisian Resor Kota Sleman.
“Sleman adalah wilayah yang sangat padat dengan pertumbuhan penduduk yang cepat dan dinamika kejahatan cukup tinggi. Perkembangan tantangan yang dihadapi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman,” ujarnya.
Sedikitnya ada sembilan dimensi dan 48 indikator perubahan yang menjadi pertimbangan peningkatan tipe Polres Sleman menjadi Polresta Sleman, di antaranya dimensi geografis, demografis, sumber daya alam, ideologi, politik ekonomi sosial dan budaya harkamtibmas serta dimensi kemampuan kesatuan dan telah menjalani proses kajian yang cukup panjang.
BACA JUGA: Belasan Kambing Warga Girimulyo Gunungkidul Mati Diserang Hewan Liar
Peningkatan tipe ini membawa konsekuensi tugas dan tanggung jawab yang lebih tinggi dengan harapan agar seluruh personel yang bertugas di Polresta Sleman mampu meningkatkan semangat komitmen dan kinerjanya.
“Sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan meningkat. Tingkatkan kerja sama sinergitas dan soliditas yang telah terjalin dengan Forkopimda Kabupaten Sleman untuk menghadapi tantangan tugas di masa yang akan datang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
KNMP Poncosari Bantul belum beroperasi meski pembangunan selesai sejak Januari 2026. Serah terima aset dari pemerintah pusat masih ditunggu.
Sebanyak 3.680 mahasiswa UIN Jogja dilepas KKN 2026. BPJS Ketenagakerjaan beri jaminan kecelakaan kerja dan kematian.
KPK mendalami dugaan pengumpulan uang dari 914 petani di Kuansing untuk pengurusan pelepasan kawasan hutan seluas 1.828 hektare.
Penelitian mengungkap kebiasaan scanning yang disebut menjadi salah satu kunci Lionel Messi tetap tajam di Piala Dunia 2026 pada usia 39 tahun.
Finlandia kembali menjadi negara paling bahagia di dunia pada 2026. Kedekatan dengan alam dan gaya hidup sederhana disebut menjadi kuncinya.