Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar menandatangani prasasti Polresta Sleman, Rabu (28/9/2022)./Ist.-Humas Polda DIY
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebagai respons terhadap padatnya penduduk dan tingginya dinamika kejahatan di Sleman, Polres Sleman secara resmi telah ditetapkan menjadi Polresta. Hal ini ditandai dengan pengukuhan yang dilakukan oleh Kapolda DIY, Irjen Pol. Asep Suhendar, Rabu (28/9/2022).
Pengukuhan dilaksanakan dengan penanggalan dan penyematan tanda lokasi. Irjen Pol, Asep Suhendar menuturkan dengan diterbitkannya Keputusan Kapolri tersebut, Polri telah secara resmi meningkatkan tipe Kepolisian Resor Sleman menjadi Kepolisian Resor Kota Sleman.
“Sleman adalah wilayah yang sangat padat dengan pertumbuhan penduduk yang cepat dan dinamika kejahatan cukup tinggi. Perkembangan tantangan yang dihadapi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sleman,” ujarnya.
Sedikitnya ada sembilan dimensi dan 48 indikator perubahan yang menjadi pertimbangan peningkatan tipe Polres Sleman menjadi Polresta Sleman, di antaranya dimensi geografis, demografis, sumber daya alam, ideologi, politik ekonomi sosial dan budaya harkamtibmas serta dimensi kemampuan kesatuan dan telah menjalani proses kajian yang cukup panjang.
BACA JUGA: Belasan Kambing Warga Girimulyo Gunungkidul Mati Diserang Hewan Liar
Peningkatan tipe ini membawa konsekuensi tugas dan tanggung jawab yang lebih tinggi dengan harapan agar seluruh personel yang bertugas di Polresta Sleman mampu meningkatkan semangat komitmen dan kinerjanya.
“Sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan meningkat. Tingkatkan kerja sama sinergitas dan soliditas yang telah terjalin dengan Forkopimda Kabupaten Sleman untuk menghadapi tantangan tugas di masa yang akan datang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.