Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Kustini Sri Purnomo/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Di masa ketika perempuan sudah memiliki akses yang sama atas pendidikan dan bahkan menjadi pemimpin, perempuan Indonesia diharapkan untuk terus belajar dan mengejar cita-citanya.
Hal ini disampaikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, dalam grand opening Women Institute Indonesia yang diadakan oleh Takmir Masjid Kampus UGM, Sabtu (1/10/2022) pagi, di Masjid Kampus UGM.
Kustini menjelaskan perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam mengaktualisasikan dirinya. Menurutnya, perempuan juga bisa menjadi pemimpin dalam kehidupan sosial bermasyarakat.
Untuk itu, ia mengajak para perempuan untuk terus mengasah ketrampilan dan potensi dirinya dengan tidak pernah berhenti belajar. "Dari dulu sebelum jadi bupati saya juga sering terjun ke masyarakat. Dari situ saya bisa belajar tentang permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat," ujarnya.
BACA JUGA: Korupsi Perizinan, Haryadi Suyuti Cs Segera Disidang di Pengadilan Tipikor Jogja
Kustini mengapresiasi pihak Masjid Kampus UGM yang telah menginisiasi Pembukaan Women Institute Indonesia ini. Diharapkan keberadaan kegiatan berkala ini dapat memberikan perspektif baru tentang peran perempuan baik di ranah domestik, pendidikan dan pembangunan.
Rektor UGM, Ova Emilia, mengatakan perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam mencetak karakter generasi bangsa. Tanggung jawab dalam mendidik anak merupakan tugas pokok, bahkan kodrat, yang dimiliki oleh para perempuan.
Untuk itu, menurutnya perempuan patut berbangga. Ia juga mengajak para perempuan untuk terus mengembangkan minat serta bakatnya. Menurutnya perempuan juga harus pandai memanfaatkan semua kesempatan yang ada guna mengaktualisasikan diri.
“Saya sangat berbahagia karena presentase jumlah perempuan sebagai mahasiswa tidak kalah dengan laki-laki. Bahkan perempuan kalau di kedokteran 60 sampai 65 persen perempuan. Artinya di situ tidak ada pembeda, tinggal bagaimana kita memanfaatkan kesempatan itu,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY perketat pengawasan LPG 3 kg usai kenaikan harga nonsubsidi, distribusi wajib pakai KTP untuk cegah salah sasaran.
Kemensos mencoret 880 penerima bansos di Sukoharjo yang terindikasi bermain judi online. DPRD meminta langkah tegas menjadi efek jera.
DPRD Bantul meminta seleksi Pilur 2026 berlangsung transparan dan objektif jika bakal calon lurah melebihi lima orang di satu kalurahan.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.