Kantor Disegel dan Dipasangi Spanduk, Begini Respons Asprov PSSI DIY

Yosef Leon
Yosef Leon Selasa, 11 Oktober 2022 16:17 WIB
Kantor Disegel dan Dipasangi Spanduk, Begini Respons Asprov PSSI DIY

Spanduk yang terpasang di kantor Asprov PSSI DIY, Senin (10/10/2022) dini hari WIB./Twitter

Harianjogja.com, JOGJA - Asprov PSSI DIY buka suara soal insiden penyegelan yang dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Senin (10/10/2022) dini hari WIB.

Kantor Asprov PSSI DIY disegel dengan menggunakan sejumlah spanduk membentang bertuliskan Revolusi PSSI dan tuntutan sikap tegas Asprov PSSI soal Tragedi Kanjuruhan. 

Ketua Umum Asprov PSSI DIY, Syauqi Soeratno mengatakan pihaknya memahami bahwa peristiwa penempelan pamflet dan spanduk tersebut merupakan ungkapan keprihatinan oleh insan sepakbola di wilayah setempat terhadap insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Penyegelan kantor itu juga sekaligus semangat untuk melihat perubahan yang lebih baik di persepakbolaan Indonesia di masa yang akan datang. "Hanya saja ekspresi kecintaan itu sebaiknya disalurkan dengan cara yang tepat," kata Syauqi, Selasa (11/10/2022). 

BACA JUGA: Ingin Jadi Jagoan Kayak Erling Haaland? Makan Jeroan dan Minum Air Saringan

Menurutnya, selama ini Asprov PSSI DIY selalu membuka diri untuk bertemu dan berdiskusi dengan siapapun, khususnya bagi para anggotanya. Hal ini dengan didasari niat tulus untuk kebaikan dan kemajuan sepakbola Indonesia.

Sikap Asprov PSSI DIY terhadap kejadian di Kanjuruhan juga sudah jelas yakni meminta keseriusan setiap pihak terkait untuk mengambil pelajaran terbaik dari kejadian tersebut.

"Saya berprasangka baik saja bahwa mereka ini merupakan kumpulan yang cinta dengan sepak bola Tanah Air dan berekspresi dengan caranya, kami juga terbuka dan kalau memang mau ayo atur waktu untuk bicara dan cari solusi," ucap dia. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online