Tiga Pasutri Berpotensi Ikut Perebutan Kursi Lurah di Gunungkidul
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Ilustrasi Guru
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Peringatan Hari Guru Nasional ke-77 di Gunungkidul berjalan meriah. Sedikitnya 8.000 guru mengikuti upacara peringatan di Lanud Gading, Playen, Jumat (25/11/2022).
Meski demikian, ada satu catatan yang belum bisa terselesaikan hingga sekarang. Kesejahteraan guru di Gunungkidul belum bisa diwujudkan karena masih ada yang digaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK).
Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FGHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto mengatakan, upaya menyejahterakan guru sudah dilakukan. Meski demikian, hingga saat ini masih ada guru honorer yang mendapatkan gaji di bawah standar upah yang layak.
Dia menjelaskan, untuk Guru Tidak Tetap (GTT) pengganti mendapatkan honor dari pemkab sekitar Rp800.000 per bulan. Sementara untuk GTT murni tergantung sekolah masing-masing, karena honor berasal dari dana BOS.
“Ada sekitar 100 GTT murni dan gajinya hanya kisaran Rp300.000-500.000 per bulan. Jelas, ini masih bawah dari UMK yang berlaku di Gunungkidul,” katanya.
Dia berharap ke depan GTT bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Memang bertahap prosesnya dan harapannya semua guru bisa masuk agar upaya menyejahterakan benar-benar terwujud,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, peringatan tahun ini sangat spesial karena diikuti ribuan guru mulai dari PAUD, hingga tingkat SMA sederajat. Adapun pelaksanaannya berjalan dengan lancar dan meriah.
Menurut dia, ada hadian spesial dari Komandan Lanud dengan diterbangkan pesawat gantole yang membentangkan selamat hari guru dan hari PGRI.
BACA JUGA: Kawasan Karst Gunungkidul Diusulkan Dipangkas Hampir Separuh
“Hadiah ini diberikan karena komandan Lanud berasal dari keluarga guru. Sebab, dari tujuh bersaudara, enam diantaranya menjadi guru.
Nunuk berharap, guru di Gunungkidul bisa semangat dalam mendidik anak didiknya sehingga upaya mencerdaskan kehidupan bangsa benar-benar bisa diwujudkan. “Tentunya ada upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menjadi inspektur upacara peringatan Hari Guru Nasional. Ia menyampaikan pidato dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesa, Nadiem Makarim.
“Selama ini baru dilakukan hari ini ya (upacara diikuti ribuan guru). Luar biasa, saya berterimakasih kepada TNI Angkatan Udara yang mendukung acara ini,” kata Sunaryanta.
Hari Guru Nasional 2022 pada hari ini 25 November 2022 bertema "Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pasangan suami istri berpeluang bersaing dalam Pilur 2026 di Gunungkidul. Penetapan calon lurah dijadwalkan pada 8 September 2026.
Basarnas mengevakuasi 232 korban kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Perairan Utara Sumenep. Sebanyak 227 orang selamat dan lima meninggal dunia.
DPC PKB Sleman periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Pengurus baru langsung menargetkan kemenangan Pemilu 2029 dan memperkuat konsolidasi partai.
Menhan sementara Iran menegaskan setiap ancaman dari musuh dianggap nyata. Teheran juga menyatakan siap mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional.
Bahlil Lahadalia menegaskan Golkar tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dan menargetkan kenaikan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.