Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Salah satu pembeli STB di Toko Mutara sesang menerima penjelasan pemasangan STB untuk mendapat siaran TV Digital, Jumat (2/12/2022)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah toko elektronik yang menjual set top box (STB) yang berfungsi untuk mendapatkan siaran TV Digital kini panen untung. Rata-rata penjualan STB di tiap toko setiap bulan melonjak mencapai lebih dari 200 STB.
Sejak Oktober lalu diumumkan TV Analog akan dimatikan dan digantikan TV Digital penjualan STB meningkat. Rata-rata per hari toko elektronik di Jogja mampu menjual 10 STB.
Peningkatan penjual paling signifikan terjadi pada November lalu. Salah satunya dialami toko Mutara yang menjual antena dan perlengkapan TV lainnya yang berada di Jl. HOS Cokrominato, Jogja.
Karyawan Mutara, Ahmad Bimo menyebut penjualan STB awal Desember ini sudah mualai lesu dibanding November. “Bulan lalu, November itu kami bisa menjual 20an STB tiap harinya, bahkan ada yang borongan untuk hotel-hotel itu sampai 30 STB,” katanya, Jumat (2/12/2022).
Bimo menjelaskan rata-rata penjualan STB di Mutara sejak September adalah 200 STB per bulannya. Lesunya penjualan STB saat ini, jelas Bimo, karena masyarakat sudah membeli pada bulan-bulan sebelumnya. “Kalu STB kami ini penjual yang pertama, sudah sejak 2021 lalu,” ujarnya.
Puncak masyarakat, lanjut Bimo, membeli STB pada November kemarin. “Kami punya tiga toko di lokasi yang beda, jika digabung penjualannya mungkin lebih dari seribu STB,” jelasnya.
Selain menjual STB, sambung Bimo, tokonya juga menyedikan layanan pemasangan. “Karena belum banyak yang tahu kami bantu pasangkan, sebenernya mudah saja,” terangnya.
STB yang dijual Mutara beragam merek dengan harga yang variatif. “Setiap merek punya aplikasi yang beda-beda, tapi dungsinya sama. Di kami ada empat merek STB, paling murah Rp250 ribu paling mahal Rp375 ribu,” ujarnya.
Peningkatan penjulan STB juga dialmi toko Fajar Electronic Center di Jl. Dr Sutomo, Jogja. Setidaknya ada tiga jenis STB yang dijual di toko ini.
BACA JUGA: Target PAD Pariwisata Bantul Tahun Ini Dipastikan Gagal Dicapai, Begini Dalih Dispar
Karyawan Fajar Electronic Center, Purwanti menyebut peningkatan penjualan STB karena rencana penghentian siaran TV Analog. “Memang itu yang bikin penjualan naik, kami menjual itu juga karena ada rencana TV Digital ini,” katanya, Jumat sore.
Purwati menyebut sejak Oktober penjualan STB rata-rata 200 buah per bulan. “Kalau saya lihat masyarakat malah banyak yang beli online, yang dateng kesini juga bandingin dengan harga online,” ujarnya.
STB yang dijual Fajar Electronic Center, jelas Purwati, ada tiga merek. “Paling murah Rp235 ribu sampai Rp350 ribu,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.