Sultan HB X Soroti Komunikasi Keluarga Jelang Harganas 2026
Harganas 2026 akan digelar di Yogyakarta dengan tema “Ayah Wajib Hadir”, menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga.
Ilustasi Tebing Breksi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN — Menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), tingkat okupansi hotel-hotel di Sleman sudah mencapai kisaran 60%. Hingga akhir tahun angka tersebut diperkirakan bisa mencapai 95%.
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman, Joko Paromo mengatakan lonjakan okupansi hotel dipengaruhi oleh libur sekolah dan banyaknya perusahaan yang menggelar liburan bersama untuk mengisi akhir tahun.
"Okupansi sudah bagus mencapai kurang lebih sekarang 60 persen. Situasi dan kondisi saat ini juga cukup menggembirakan terkait dengan kondisi pandemi Covid-19," ucapnya kepada Harianjogja.com, Rabu (7/12/2022).
Diperkirakan, okupansi hotel bisa mencapai 95 persen pada akhir tahun ini. Angka tersebut melonjak cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa dengan okupansi 45%-50%.
BACA JUGA: Pemkab Sleman Kembali Meraih Penghargaan JDIHN
Dia menjelaskan kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan akhir 2021 lalu yang ketika itu masih banyak pembatasan untuk mencegah penularan Covid-19. Tahun lalu di akhir tahun okupansi hotel hanya 45%.
"Kalau pada 2021, okupansi hotel masih jelek di akhir tahun gak boleh ada perayaan-perayaan kerumunan. Tahun ini, menjelang 2023, positif lebih bagus. Akhir tahun ambil rata-rata kemungkinan 95 persen," paparnya.
Menurutnya perayaan akhir tahun akan digelar oleh internal masing-masing hotel. Kalau perayaan yang melibatkan hotel secara umum, kata Joko, sejauh ini belum ada.
"Tamu-tamu yang stay akan dinner dan ada live music, enggak harus ingar bingar setahu saya belum ada [kegiatan di akhir tahun]," kata dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, karena pandemi Covid-19 belum selesai ditambah adanya varian baru XBB, maka protokol kesehatan (prokes) masih diterapkan. "Prokes kami jalankan sesuai dengan alur prosedur yang pemerintah canangkan insyaallah aman," ucap dia.
Pengelola Objek Wisata Tebing Breksi, Khaliq Widiyanto mengatakan persiapan menyambut libur Nataru sudah dilakukan. Jalan-jalan yang rusak ditambal dan selokan yang rusak diperbaiki untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan. "Kalau pergantian tahun kami adakan event hanya skala lokal kesenian lokal jatilan, tari-tarian saja."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harganas 2026 akan digelar di Yogyakarta dengan tema “Ayah Wajib Hadir”, menyoroti pentingnya peran ayah dalam keluarga.
Jadwal KRL Jogja–Solo Sabtu 4 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel.
Polisi tangkap satu terduga pelaku penyerangan anggota di Katingan. Pelaku lain masih diburu aparat gabungan.
PSIM Jogja resmi melepas Anton Fase jelang Super League 2026/2027. Cedera jadi faktor utama minimnya kontribusi pemain asal Belanda itu.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.
PSS Sleman resmi mempertahankan Dominikus Dion. Gelandang muda ini jadi kunci kebangkitan Super Elja ke Super League.