Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Rektor UGM, Ova Emilia-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN–UGM berkomitmen untuk berkontribusi menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi Bangsa Indonesia, termasuk dalam kedaulatan pangan. Hal ini ditegaskan Rektor UGM, Ova Emilia, dalam Rapat Terbuka UGM puncak Dies Natalis ke-73 UGM, Senin (19/12/2022).
Rektor memaparkan, dunia saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan sebagai akibat dari dinamika geopolitik internasional dan berbagai disrupsi akibat situasi kesehatan, perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi global, serta menguatnya kembali pola-pola kepemimpinan dan sistem politik yang anti-demokratis.
Situasi tersebut menuntut semakin pentingnya ketangguhan dan kedaulatan suatu bangsa. Untuk memperkuat kontribusi UGM dalam merespons berbagai tantangan tersebut, UGM akan melakukan berbagai program strategis.
Pertama, UGM akan melakukan riset transdisipliner dan advokasi sosial terkait isu perubahan iklim, kesehatan, dan transisi energi bersih. Kedua, UGM secara aktif akan mengembangkan forum-forum kebijakan untuk mendukung penyelesaian berbagai masalah nasional dan memperkuat kontribusi di level global.
BACA JUGA: Benda Asing Bersarang di Kepala Gadis 4 Tahun di Sleman, Polisi Curiga Penembakan
Ketiga, UGM akan selalu mengawal tumbuh kembangnya sistem ekonomi dan sistem politik yang bertumpu pada nilai-nilai keadilan dan demokrasi. “Dengan kekuatan riset, inovasi, jejaring, dan semangat transdisiplin, kami yakin akan mampu menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi bangsa ini,” katanya.
Tema Dies Natalis ke-73 UGM adalah Pangan Berdaulat Bangsa Bermartabat. Tema ini tidak terlepas dari persoalan terkait pangan yang kini tengah menjadi perhatian global. UGM telah sejak lama berkecimpung dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan.
“Meskipun perjuangan untuk ketahanan pangan bukanlah hal yang baru, UGM tetap berdedikasi untuk menjadi kekuatan utama bangsa ini dalam mengamankan ketersediaan pangan bagi masyarakat," ungkapnya.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-73 UGM, Eni Harmayani, mengatakan capaian dan inovasi yang hasilkan oleh berbagai elemen civitas akademika UGM di sepanjang tahun 2022 membuktikan komitmen UGM untuk berkontribusi memberikan solusi baik jangka menengah maupun jangka panjang.
Salah satu produk penelitian di bidang pertanian yang telah cukup dikenal adalah varietas Kedelai Hitam Malika yang memiliki potensi produktivitas 2-3 kali rerata nasional. Peningkatan produktivitas kedelai juga diintensifkan melalui teknologi Smart Agricultural Enterprise (SAE).
"Selain itu, UGM juga telah melahirkan varietas Padi Gamagora yang adaptif terhadap perubahan iklim dengan tingkat produktivitas tinggi, sebagai solusi bagi masyarakat yang tinggal di area dengan potensi kekeringan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.