Dana Revitalisasi 41 Sekolah di Bantul Belum Cair, Ini Kata Disdikpora
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Jalan Perwakilan, Jogja./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA — Sejumlah pedagang dan warga yang berada di kawasan Jalan Perwakilan, Malioboro meminta agar rencana pengosongan bangunan oleh pemerintah setempat ditunda.
Mereka yang tergabung dalam Forum Komunikasi dan Kordinasi Perwakilan (FKKP) itu bahkan berencana untuk menyurati UNESCO lantaran belum mendapat kepastian soal relokasi ke tempat baru.
Pemkot Jogja telah mengintruksikan agar pedagang dan warga yang menempati lokasi itu agar mensterilkan bangunan per 31 Desember mendatang.
Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari penataan kawasan Sumbu Filosofi yang saat ini tengah diajukan ke UNESCO sebagai warisan budaya dunia.
Namun, pedagang bersikukuh karena belum adanya kejelasan dari pemerintah berkaitan dengan solusi dan permintaan dari pihak FKKP. "Belum ada kata sepakat dengan Pemkot dalam hal apapun. Kami tidak akan pergi sebelum ada kejelasan solusi. Kami juga akan mengirimkan surat pada UNESCO atas rasa keberatan kami sebagai orang yang terdampak langsung atas kebijakan sumbu filosofi," kata Ketua FKKP Adi Kusuma, Selasa (27/12/2022).
BACA JUGA: Asyik! Diskop UKM DIY Bakal Tetap Lanjutkan Program Pengembangan UKM Tahun Depan
Menurutnya, rencana pengosongan bangunan yang sehari-hari digunakan pedagang sebagai tumpuan hidup itu akan menimbulkan dampak yang serius.
Mereka akan kehilangan mata pencaharian yang telah belasan bahkan puluhan tahun dijalani. Total warga terdanpak kebijakan itu berkisar 108 orang yang terdiri dari 14 orang pelaku usaha dan 94 pekerja, juga belum termasuk penghuni rumah tinggal.
"Kami hanya ingin agar kebijakan tersebut ditunda agar kami dapat bangkit setelah terdampak pandemi. Apalagi sosialisasi rencana pengosongan bangunan yang hanya sekitar tiga bulan dari waktu rencana eksekusi, terlalu mepet," katanya.
Adi mengklaim mestinya pemerintah melibatkan warga yang selama belasan tahun tinggal di kawasan Sumbu Filosofi. Pihaknya ingin agar pemerintah melibat dan memberdayakan warga dalam proses pengajuan Sumbu Filosofi sebagai warisan budaya dunia ke UNESCO.
"Bukan disingkirkan seperti sekarang ini. Kami sebagai pelaku usaha telah puluhan tahun melakukan kegiatan ekonomi dan juga turut berpartisipasi dalam memajukan budaya dan juga parwisata di sisi utara Jalan Perwakilan yang merupakan bagian dari Kawasan Sumbu Filosofi," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Situs BSU 2026 belum dapat diakses. Kemnaker mengingatkan pekerja agar waspada terhadap tautan palsu dan menjaga data pribadi.
PSG vs Barcelona di Liga Champions mempertemukan dua tim produktif. Simak kekuatan lini depan dan pandangan Vitinha jelang duel di Paris.
Cek aturan membawa power bank di pesawat pada Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink, Batik Air, AirAsia, dan Pelita Air.
Cristiano Ronaldo dijatuhi skorsing 30 hari dan denda 255 euro oleh FPF setelah meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal.
Kimi Antonelli berpeluang mengunci gelar juara dunia F1 2026 di GP Amerika Serikat. Toto Wolff meminta Mercedes tetap fokus meraih poin.