Masa Berlaku SIM Habis? Segera Perpanjang Hari Ini 29 September di MPP Manding Bantul
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Suasana di Jalan Malioboro, Kota Jogja, Minggu (5/9/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengimbau kepada seluruh warga DIY agar tidak mengeluh dengan adanya kemacetan akibat banyaknya wisatawan yang datang ke Jogja. Masyarakat Jogja diminta untuk memberikan kesempatan kepada wisatawan yang datang saat libur akhir tahun.
Sultan HB X menjelaskan upaya mengurai kemacetan telah dilakukan jauh hari sebelumnya melalui koordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya mengupayakan agar para pengguna kendaraan bermotor yang sekadar hanya lewat atau tidak memiliki tujuan di Jogja diminta tidak masuk area perkotaan. Karena masuknya arus yang sekadar lewat dapat mempengaruhi peningkatan potensi kemacetan.
“Kalau mengurai kemacetan tidak sekadar saat datang, kami sudah rapat koordinasi, bagaimana yang mereka tidak mau tujuan Jogja tetapi lewat di Jogja ya jangan masuk ke kota. Dalam arti di Prambanan sudah dipecah, tidak perlu masuk kota, nanti lewat solo semua ya krodit. Hal seperti itu sudah kami lakukan,” katanya di Kompleks Kepatihan, Rabu (28/12/2022).
Selain itu HB X meminta kepada seluruh warga DIY agar tidak mengeluh jika memang pada ruas jalan tertentu terjadi kemacetan akibat wisatawan. Kemacetan saat liburan memang bukan hal yang baru terjadi Jogja karena banyaknya wisatawan datang. Selama ini melalui dinas terkait, DIY berusaha mempromosikan agar berwisata ke Jogja, akan tetapi jika ada wisatawan datang maka tidak semestinya selalu dijadikan persoalan atau bahan keluhan.
“Jadi ya enggak usah ngeluh, kita jangan ngeluh, kita memasarlan wisata orang sudah mau datang, tetapi begitu sudah datang kita mengeluh, lha piye? Ya jangan ngeluh kalau memang kita berharap orang lain masuk ke Jogja sebagai wisatawan ya sudah dilakoni ikhlas kita sudah bertekad itu,” ucap Sultan.
Semua pihak harus bersama-sama memberikan layanan terbaik untuk wisatawan yang datang. Terutama mencegah adanya aji mumpung pedagang dengan menjual barang mahal atau melakukan punguta liar.
“Tidak boleh menaikkan harga dan sebagainya, hari ini sudah ada yang menangani, saya berharap semua pihak yang berwenang itu mengingatkan. Opo-opo ojo provinsi, wewenangnya jug ada di kota dan kabupaten,” ujarnya.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menambahkan banyaknya wisatawan datang ke Jogja menjadi pertanda bahwa Jogja dipercaya masyarakat sebagai tempat tujuan wisata. Karena Nataru sebagian besar masyarakat memanfaatkan untuk liburan dan Jogja menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan. Oleh karena itu di masa saat ini sebaiknya warga Jogja tidak ikut dalam hiruk pikuk sehingga dapat memberikan kesempatan ke[ada tamu agar dapat memberikan kesempatan kepada wisatawan untuk berlibur.
“Kalau kita justru memenuhi ikut jadi wisatawan kan jadi menambah volume kemacetan juga. Kalau tidak ada keperluan lebih baik tinggal di rumah,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita