Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Salah satu sudut pengembangan kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, Gunungkidul — Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul bakal membangun tempat parkir yang representatif di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran di Kapanewon Patuk. Di tahap pertama pembangunan dialokasikan anggaran Rp7,2 miliar.
Kepala Dispar Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran menjadi salah satu destinasi unggulan di Bumi Handayani. Hal ini dikarenakan keberadannya sudah diakui sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia.
Meski demikian, dia mengakui hingga sekarang kawasan tersebut belum memiliki tempat parkir yang memadai. Oleh karena itu, di tahun ini mulai dibangun yang lokasinya dekat dengan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman di Dusun Tawang, Ngoro-oro, Patuk.
Aldian menjelaskan, untuk lahan tidak ada masalah karena tanah seluas 7.000 meter persegi telah dibebaskan. “Tahun ini mulai dibangun,” katanya, Kamis (12/1/2023).
BACA JUGA: Kapan Gunung Api Purba di Gunungkidul Aktif? Ini Perkiraannya
“Masih ada pembangunan tahap kedua. Tetapi, untuk kepastian anggaran tahap berikutnya masih menunggu kepastian Danais untuk alokasi di 2024,” ujar dia.
Aldian menambahkan, sekarang masih dalam tahap perencanaan. Diharapkan pada Maret mendatang sudah masuk lelang sehingga segera ditemukan rekanan yang mengerjakan. “Mudah-mudahan berjalan lancar. pengerjaan tahap pertama meliputi land clearing lokasi hingga pembangunan tahap awal,” katanya.
Aldian berharap dengan adanya kawasan parkir nantinya dapat mendukung pengembangan pariwisata di zona utara. Terlebih lagi, parkir yang ada saat ini belum representatif karena tidak bisa untuk parkir kendaraan besar.
“Sekarang parkirnya di Kali Song yang lokasinya sempit. Dengan tempat parkir baru yang rerpresentatif bisa meningkatkan kunjungan wisata di kawasan ini,” katanya.
Pengelola destinasi wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Sugeng Handoko mengatakan pembangunan kawasan parkir merupakan usulan dari kelompok sadar wisata di Nglanggeran. Dia pun mengaku senang karena usulan bisa direalisasikan mulai tahun ini. “Memang di Nglanggeran butuh lokasi parkir yang memadai,” katanya.
Meski demikian, Sugeng mengingatkan agar proses pembangunan bisa menyesuaikan dengan ciri khas dan karateristik di Nglanggeran. Selain itu, juga memperhatikan tata kelola yang baik hingga perawatan. “Jangan sampai ada kesan mangkrak setelah jadi nantinya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.
Menlu Sugiono memastikan Indonesia terus berkoordinasi untuk menyelamatkan 9 WNI peserta flotilla kemanusiaan Gaza yang ditangkap Israel.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan RAPBN 2027
Dinkes Kota Jogja memastikan belum ada kasus hantavirus pada 2026 dan mengimbau warga waspada penularan dari tikus