Kekurangan Murid, 4 SD di Gunungkidul Dikaji untuk Digabung
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji penggabungan empat SD yang kekurangan murid setelah lima sekolah lebih dulu menjalani regrouping pada 2026.
Salah satu sudut pengembangan kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, Gunungkidul — Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul bakal membangun tempat parkir yang representatif di kawasan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran di Kapanewon Patuk. Di tahap pertama pembangunan dialokasikan anggaran Rp7,2 miliar.
Kepala Dispar Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan wisata Gunung Api Purba Nglanggeran menjadi salah satu destinasi unggulan di Bumi Handayani. Hal ini dikarenakan keberadannya sudah diakui sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia.
Meski demikian, dia mengakui hingga sekarang kawasan tersebut belum memiliki tempat parkir yang memadai. Oleh karena itu, di tahun ini mulai dibangun yang lokasinya dekat dengan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman di Dusun Tawang, Ngoro-oro, Patuk.
Aldian menjelaskan, untuk lahan tidak ada masalah karena tanah seluas 7.000 meter persegi telah dibebaskan. “Tahun ini mulai dibangun,” katanya, Kamis (12/1/2023).
BACA JUGA: Kapan Gunung Api Purba di Gunungkidul Aktif? Ini Perkiraannya
“Masih ada pembangunan tahap kedua. Tetapi, untuk kepastian anggaran tahap berikutnya masih menunggu kepastian Danais untuk alokasi di 2024,” ujar dia.
Aldian menambahkan, sekarang masih dalam tahap perencanaan. Diharapkan pada Maret mendatang sudah masuk lelang sehingga segera ditemukan rekanan yang mengerjakan. “Mudah-mudahan berjalan lancar. pengerjaan tahap pertama meliputi land clearing lokasi hingga pembangunan tahap awal,” katanya.
Aldian berharap dengan adanya kawasan parkir nantinya dapat mendukung pengembangan pariwisata di zona utara. Terlebih lagi, parkir yang ada saat ini belum representatif karena tidak bisa untuk parkir kendaraan besar.
“Sekarang parkirnya di Kali Song yang lokasinya sempit. Dengan tempat parkir baru yang rerpresentatif bisa meningkatkan kunjungan wisata di kawasan ini,” katanya.
Pengelola destinasi wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Sugeng Handoko mengatakan pembangunan kawasan parkir merupakan usulan dari kelompok sadar wisata di Nglanggeran. Dia pun mengaku senang karena usulan bisa direalisasikan mulai tahun ini. “Memang di Nglanggeran butuh lokasi parkir yang memadai,” katanya.
Meski demikian, Sugeng mengingatkan agar proses pembangunan bisa menyesuaikan dengan ciri khas dan karateristik di Nglanggeran. Selain itu, juga memperhatikan tata kelola yang baik hingga perawatan. “Jangan sampai ada kesan mangkrak setelah jadi nantinya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji penggabungan empat SD yang kekurangan murid setelah lima sekolah lebih dulu menjalani regrouping pada 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu, 21 Oktober 2026, lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Simak juga panduan naik KRL untuk pemula.
SIM Keliling Jogja Rabu 21 Oktober 2026 melayani malam hari di Alun-Alun Kidul. Simak jadwal, lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Hasil Liga Champions PSG vs Barcelona berakhir 4-2. Vitinha mencetak gol krusial dalam drama enam gol yang mengantarkan PSG menang.
Menkeu Suahasil Nazara menegaskan gaji ASN tetap dibayarkan melalui transfer di tengah wacana penyaluran lewat Koperasi Merah Putih.
KPK menyita Rp250 juta dari PCNU Nias yang diduga berkaitan dengan politik uang Muktamar ke-35 NU dan penyidikan kasus ATR/BPN.