WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN — Belasan siswa SMPN 1 Cangkringan mengalami kesurupan saat mengikuti upacara bendera, Senin (16/11/2023). Siswa yang mengalami kesurupan tersebut terpaksa dipulangkan lebih awal agar tidak menulari yang lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, menuturkan saat upacara ada satu anak pusing dan kemudian histeris. “Terus teriak-teriak, menular ke beberapa siswa. Tetapi akhirnya untuk membuat biar tidak berlarut-larut siswa di minta belajar di rumah,” ujarnya.
Evakuasi siswa yang kesurupan dan pemulangan ke rumah masing-masing dibantu oleh Polsek Cangkringan dan tim SAR. “Alhamdulillah sudah kondusif dan sekolah akan berusaha untuk anak yang punya potensi itu dikomunikasikan biar tidak terulang,” katanya.
Kepala SMPN 1 Cangkringan, Hadi Suparno, menceritakan kejadian ini berawal ketika para siswa sedang mengikuti upacara bendera. Tiba-tiba ada satu siswa yang pusing yang kemudian dibawa ke UKS dengan cara dibopong.
“Mungkin karena mau dipapah supaya lebih cepat terus dibopong biar cepat sampai UKS, teman lain yang lihat ada anak yang digotong mungkin jadi teringat yang tidak-tidak terus jadi takut. Beberapa yang takut itu terus ada yang histeris,” ujarnya.
BACA JUGA: Gegara Main Sesajen, Begini Kronologi Belasan Siswa Asal Sleman Kesurupan di Bali
Siswa yang histeris itu terus bertambah hingga belasan anak. Siswa SMPN 1 Cangkringan sebelumnya juga pernah mengalami kesurupan saat study tour ke Bali pada Desember 2022 lalu. Siswa yang dibawa ke UKS ini menurutnya pada saat di Bali tidak ikut kesurupan tetapi hanya ketakutan.
Di SMPN 1 Cangkringan terdapat tiga siswa yang sensitif terhadap hal semacam ini dan pada kesurupan masal ini pun mereka juga ikut kesurupan. “Sebetulnya yang sering histeris itu ada tiga, tetapi kalau tadi teriakannya banyak yang dengar jadi ikut takut,” katanya.
Pihak sekolah sempat mendatangkan bantuan untuk menenangkan para siswa dari ustaz. Sekitar pukul 09.00 WIB, suasana sudah relatif kondusif dengan siswa yang kesurupan dipulangkan. “Secara bergelombang jam 09.00-an,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kisah Xu Peng, aktor drama pendek China yang beralih menjadi penjual sayur setelah industri hiburan terdampak perkembangan AI, viral di media sosial.
OxygenOS dan Realme UI dikabarkan akan digantikan ColorOS. Perubahan besar ini disebut menjadi bagian strategi efisiensi Oppo Group.
Kolombia mengalahkan Ghana 1-0 di Kansas City dan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat gol tunggal Jhon Arias.
Dwayne Johnson mengungkap Disney mulai membahas Moana 3. Kesuksesan besar dua film sebelumnya membuka jalan bagi petualangan baru Moana dan Maui.
Apple dikabarkan menyiapkan Trust Insights di iOS 27, fitur yang mampu mendeteksi indikasi penipuan digital secara real-time langsung di iPhone.