Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Atap ruangan di SD Muhammadiyah Bogor, Playen ambruk pada Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 07.30 WIB./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Kejaksaan Negeri Gunungkidul telah melimpahkan berkas tersangka kasus ambruknya atap Sekolah Dasar Muhammadiyah Bogor, Playen ke Pengadilan Negeri Wonosari. Rencananya sidang perdana untuk pembuktian kasus digelar pada Senin (30/1/2023).
Kepala Seksi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Ari Hani Saputri mengatakan, tersangka dan barang bukti kasus atap ambruk di SDM Bogor yang mengakibatkan seorang siswa meninggal dunia sudah dilimpahkan oleh penyidik dari Polres Gunungkidul pada 12 Januari 2023. Usai pelimpahan, tim kejari langsung menyusun berita acara untuk pelimpahan ke Pengadilan Wonosari.
Menurut dia, proses berjalan dengan lancar dan berita acara sudah dilimpahkan. Rencananya sidang perdana untuk pembuktian kasus ini digelar pada Senin mendatang. “Sudah ada jadwalnya dan kami siap hadir untuk pembuktian perkara,” katanya, Jumat (27/1/2023).
BACA JUGA: Atap Rawan Ambruk karena Dimakan Rayap, Dua SMP di Jogja Direnovasi
Hani mengungkapkan kedua tersangka, TA dan BK yang berstatus sebagai kontraktor sedang dititipkan di Lembaga Pemasayarakatan Kelas IIb Wonosari. “Begitu mendapatkan pelimahan berkas, maka langsung kami titipkan ke lapas, sambil menuggu proses persidangan dilaksanakan,” katanya.
Runtuhnya atap ruangan SDM Bogor terjadi pada 8 November 2022 lalu. Total ada 12 siswa menjadi korban, rinciannya 11 anak mengalami luka ringan dan seorang siswa meninggal dunia.
Pascakejadian tim dari Satreskrim Polres Gunungkidul langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti. Selain itu, juga meminta keterangan para saksi serta saksi ahli didatangkan untuk pengungkapan. “Hasil dari penyelidikan marathon menetapkan dua tersangka dalam kasus ini,” kata Kepala Seksi Pidana Umum, Satreskrim Polres Gunungkidul, Ipda Akbar Ramadhan.
Ia menegaskan, tugas penyidik kepolisian dalam kasus ambruknya atap SDM Bogor yang menyebabkan satu korban meninggal dunia telah selesai. Hal ini tak lepas penyerahan tahap dua, yakni tersangka dan barang bukti ke Kejari Gunungkidul.
Menurut dia, sebelum pelimpahan tim penyidik dari kejari pada Senin (9/1/2023) menyatakan berkas yang dilimpahkan telah dinyatakan lengkap. “Setelah berkas dinyatakan lengkap, maka kami menyerahkan tersangka dan barang buktinya untuk kemudian diproses di pengadilan,” kata Akbar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Cek rute Trans Jogja aktif dan tarif terbaru 2026. Pembayaran bisa memakai QRIS, GoPay, kartu elektronik, hingga kartu pelajar.
Jadwal DAMRI Bandara YIA lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
Jadwal KRL Solo-Jogja tersedia 12 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.