DPRD Kota Jogja Soroti Keberlanjutan Pengelolaan Air Pokmair 30
DPRD Kota Jogja mendorong penguatan Pokmair 30 di Kampung Kadipaten Wetan untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih warga.
Ilustrasi perbaikan jalan./Pixabay-Joshua Woroniecki
Harianjogja.com, JOGJA—Kerusakan di Jalan Godean sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, bahkan sampai direspons oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY mengatakan kerusakan di jalan tersebut sepanjang sekitar 6 kilometer. Anggaran perbaikan diperkirakan mencapai Rp40 miliar sampai Rp50 miliar.
DPUP ESDM DIY akan mengusulkan dana penanganan tersebut pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DIY tahun anggaran 2024.
Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga Dinas PUP ESDM DIY, Wira Sasongko Putro menyampaikan ruas Jalan Godean yang mengalami kerusakan terparah sekitar 6 kilometer dari Simpang Empat Pasar Godean sampai dengan Simpang Empat Gedongan, kemudian ke arah Jembatan Kali Progo.
“Lokasi tersebut aspalnya sudah fatigue atau sudah kaku atau tidak lentur lagi karena umur konstruksinya sudah melampaui umur rencana, sehingga ini yang menyebabkan aspal mudah mengelupas dan menyebabkan terjadinya lubang,” ucapnya, Rabu (8/2/2023).
BACA JUGA: Sempat Viral Karena Diadukan ke Gibran, Jalan Godean Jadi Catatan Pemda DIY untuk Diperbaiki
Karena itulah, DPUP ESDM DIY menilai ruas jalan tersebut dirasa perlu segera ditangani. “Kami mengusulkan untuk dilakukan penggantian lapisan aspalnya, namun perlu dievaluasi lebih lanjut berdasarkan kajian kondisi di lapangan,” katanya.
Wira menyampaikan, penanganan rusa Jalan Godean dengan panjang sekitar 6 kilometer diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp40 miliar sampai Rp50 miliar yang akan disesuaikan dengan hasil kajian desainnya.
Meski begitu, Wira belum dapat memastikan realisasi anggarannya dan sumber pendanaannya, karena akan menyesuaikan dengan kondisi keuangan Pemda DIY.
Dia menyampaikan, rencananya kebutuhan anggaran tersebut akan diajukan dalam APBD DIY 2024 yang pembahasan rancangannya baru akan dilaksanakan pada semester II/2023. “Kami juga sudah mengusulkan untuk dapat melaksanakan penyusunan desain penanganan di perubahan anggaran 2023 nanti,” katanya.
Wira menyampaikan untuk penanganan kerusakan Jalan Godean tersebut dengan panjang 6 kilometer diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 8-10 bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong penguatan Pokmair 30 di Kampung Kadipaten Wetan untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih warga.
DPRD DIY menyoroti titik rawan kecelakaan di JJLS dan mengusulkan pemasangan pagar pengaman serta PJU secara bertahap.
Pakar UMY menyoroti risiko fiskal pengelolaan utang Whoosh, termasuk tenor 80 tahun dan potensi tekanan terhadap ruang anggaran publik.
Cara cek pre-order iPhone 18 Pro di iBox, Digimap, dan Erafone, termasuk voucher, pilihan warna, kapasitas, serta perkiraan harga global.
WNA China berinisial HW ditolak masuk Soetta meski visa masih berlaku setelah ada atensi terkait dugaan pencurian barang penumpang di pesawat Starlux.
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah