RSUP Sardjito Hemat Biaya Operasional 75 Persen Usai Pakai Gas Bumi
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Ilustrasi jalan rusak/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menyampaikan akan berkomitmen menangani jalan-jalan yang rusak akibat proyek tol Jogja Solo, Jogja Bawen, maupun Jogja-YIA. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya.
Dia mengatakan jika yang rusak adalah jalan kabupaten, Pemkab akan meminta pelaksana proyek untuk bertanggung jawab memperbaiki. Namun jika yang rusak adalah jalan provinsi, maka akan dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi (Pemprov).
Harda menyebut sudah menghubungi langsung Pemprov, termasuk Dinas Pekerjaan Umum (PU). Diharapkan penambalan jalan rusak akan segera dilakukan setelah beberapa kali dikomunikasikan.
"Di jalan Sedayu Gedongan di tempat yang sama dua kali kecelakaan. Dua-duanya menelan korban. Mudah-mudahan sudah ditambal. Informasi dari provinsi kemarin, mudah-mudahan di anggaran murni ini sudah bisa anggarkan jalan-jalan rusak provinsi yang ada di Sleman," ucapnya, Kamis (9/2/2023).
BACA JUGA: Tak Hanya Malioboro, Kawasan Tugu Jogja Sampai Panggung Krapyak Juga Akan Ditata Ulang
Menurutnya jalan provinsi yang ada di Sleman memang sudah lama tidak diperbarui. Seperti Jalan Godean yang sudah belasan tahun tidak diganti dengan aspal baru. Sehingga banyak yang rusak.
Lebih lanjut dia mengatakan koordinasi dengan pelaksana proyek tol akan terus dilakukan. Di titik-titik yang sedang giat dibangun agar segera ditambal jika terjadi lubang.
"Pundong lagi giat-giatnya, langsung ditambal. Nanti kalau sudah selesai kami berharap pemerintah pusat sesuai janjinya ya benerin jalan," pintanya.
Adapun membatasi kendaraan berat untuk tidak lewat jalan tertentu menurut Harda tidak mungkin, karena tidak ada alternatif jalan lain. Satu-satunya langkah antisipasi adalah mengedepankan koordinasi. Baik dengan Pemprov dan pemerintah pusat agar lekas dibenahi jika terjadi kerusakan.
"Kami harus support juga jalan tol. Karena akan sangat membuka wilayah kami. Sehingga investasi akan jauh lebih baik dibandingkan sebelum ada jalan tol," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.