Pasar Tradisional Bantul Sepi Pembeli, ASN Diminta Belanja Tiap Jumat
Pasar tradisional Bantul menghadapi penurunan aktivitas. Pemkab menggerakkan ASN berbelanja setiap Jumat untuk menghidupkan ekonomi pasar.
Miniatur Sumbu Filosofi di selatan Tugu Golong Gilig atau Tugu Pal Putih, Jogja, Selasa (21/1/2023)./Harian Jogja-Budi Cahyana
Harianjogja.com, JOGJA—Penataan kawasan Sumbu Filosofi Jogja tidak hanya di Malioboro, tetapi juga sepanjang kawasan Tugu Pal Putih ke selatan sampai Panggung Krapyak.
Sejumlah pembangunan dan revitalisasi yang kini berjalan mengarahkan Malioboro ke bentuk yang baru. Beberapa bangunan batu akan dibangun di seputar kawasan Malioboro. Yang paling menonjol adalah pembangunan Jogja Planning Gallery atau JPG. Proyek tersebut membutuhkan lahan di Teras Malioboro 2 dan Gedung DPRD DIY. Teras Malioboro maupun Gedung DPRD DIY akan dipindah. Bersamaan dengan itu, fasad di kawasan pedestrian juga dibenahi. Toko-toko di sepanjang Jalan Malioboro akan dicat putih seperti wajah Malioboro masa lalu.
"Pelang pertokoan diseragamkan agar tidak keluar ke jalur pedestrian tetapi tetap menyatu dengan bangunan toko. Penataan Malioboro tentu akan lebih terintegrasi mulai dari Tugu Pal Putih sampai ke selatan Panggung Krapyak," ungkap dia.
Jogja Planning Gallery yang rencananya dibangun pada 2024 akan menampilkan Jogja masa lalu, saat ini, dan yang akan datang. Jogja Planning Gallery bakal memperteguh wajah Malioboro sebagai pusat ekspresi budaya dan seni. Ini tidak lepas dari sejarah Malioboro yang dulu dikenal sebagai wadah para seniman dan budayawan Jogja dalam berkarya.
BACA JUGA: Gedung Baru DPRD DIY Akan Dibangun 2024 di Timur Stadion Mandala Krida
Pemda DIY berupaya menata kawasan Malioboro agar sesuai dengan makna dan nilai yang terkandung dalam Sumbu Filosofi lantaran jantung Kota Jogja itu menjadi penghubung Panggung Krapyak-Kraton-Tugu Pal Putih. Sumbu Filosofi Jogja adalah garis imajiner dari Panggung Krapyak, Kraton, hingga Tugu Pal Putih. Garus itu melambangkan proses kelahiran, tumbuh dan meninggalnya manusia. Revitalisasi di kawasan Malioboro dilakukan dengan menonjolkan makna simbolis yang menandakan relasi manusia dengan alam, Tuhan, dan sesamanya.
Pemda DIY dan Pemerintah Kota Jogja saat ini membersihkan jalur pedestrian dari pedagang kaki lima (PKL), menata jalan sirip di Malioboro, memberlakuan skema semipedestrian dan lalu lintas giratori searah, hingga berencana pembangunan Jogja Planning Gallery (JPG). Pedagang yang semula menempati trotoar diboyong ke lokasi baru yang dinamai Teras Malioboro.
Revitalisasi yang dilakukan bertahap itu demi mengembalikan fungsi dan simbol Malioboro ke bentuk semula. Pun demikian dengan pengajuan Sumbu Filosofi jadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO.
BACA JUGA: Pemda DIY Kebut Pembangunan Gedung untuk Pedagang Teras Malioboro 2
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) DIY Beny Suharsono mengatakan Malioboro mestinya dibaca menjadi satu kesatuan yang utuh bersama titik lain yang berada di kawasan Sumbu Filosofi dengan Kerton menjadi titik pusatnya. Proses penataan Malioboro pun tetap seirama dengan makna yang terkandung dalam Sumbu Filosofi. Penataan terhadap kawasan itu dilakukan bertahap dengan skala prioritas tertentu dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan pengunjung Malioboro.
"Kawasan Malioboro ini masuk dalam Sumbu Filosofi sehingga kami masukkan ke dalam bagian cagar budaya internasional lewat UNESCO. Kalau disetujui dan jadi warisan dunia, tentu kedudukannya menjadi lebih kuat di mata dunia," kata Beny, Rabu (8/2/2023).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY Anna Rina Herbranti menjelaskan jawatannya telah menyusun cetak biru rencana pembangunan Jogja Planning Gallery setelah Pemda DIY menggabungkan tiga karya yang memenangi sayembara desain utama pembangunan gedung itu. Pada tahun ini, Dinas PUP-ESDM DIY akan mulai menyusun detail engineering design (DED) lantaran desain dasar bangunan telah dirampungkan.
BACA JUGA: Begini Gambaran Desain Arsitektur Jogja Planning Gallery di Malioboro
Setelah DED selesai, konten yang bakal mengisi gedung seluas 25.400 meter persegi itu akan ditata dan ditentukan.
"Harapan kami nanti JPG ini menjadi simbol budaya DIY karena isinya akan macam-macam. Ada galeri kontemporer, Jogja masa kini, masa lalu dan masa depan juga," kata Anna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar tradisional Bantul menghadapi penurunan aktivitas. Pemkab menggerakkan ASN berbelanja setiap Jumat untuk menghidupkan ekonomi pasar.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 5 September 2026 tersedia 5 perjalanan PP. Cek jam keberangkatan dan informasi lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.