Kemarau, Kasus Kebakaran Lahan di Gunungkidul Melonjak
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kondisi banjir yang menggenangi SDN Pucung di Kalurahan Pucung, Girisubo, Gunungkidul pada Selasa (14/2/2023)/Istimewa-Tagana Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Banjir di wilayah Kapanewon Girisubo terdampak ke tiga sekolah. Dinas Pendidikan Gunungkidul memutuskan untuk sementara para siswa belajar di rumah secara daring.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan, sekolah yang terdampak banjir di Girisubo di antaranya SD Negeri Pucung, SD Negeri 1 Kandri di Kalurahan Pucung. Sedangkan di SMP Negeri 1 Girisubo di Kalurahan Jerukwudel juga ikut tergenang.
“Untuk sementara ada tiga sekolah. Hingga saat ini, kami juga masih mendata adanya potensi sekolah lain yang terdampak cuaca ekstrem,” katanya kepada wartawan, Selasa (14/2/2023).
Meski tergenang, Nunuk memastikan belum ada laporan kerusakan karena baru sebatas genangan di area sekolah. tindak lanjut dari musibah ini, para siswa di ketiga sekolah belajar daring di rumah masing-masing.
“Untuk daring melihat perkembangan dari banjir. Mudah-mudahan cepat surut sehingga mulai besok [Rabu 15/2/2023] bisa kembali belajar di sekolah,” katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi mengatakan, ada sejumlah titik banjir di Girisubo. Adapun penyebabnya dikarenakan hujan deras yang mengguyur sejak Senin (13/2/2023).
BACA JUGA: Pembayaran Ganti Rugi Ratusan Bidang Lahan Tol Jogja di Prambanan Belum Ada Kepastian
Di sisi lain, luweng yang biasanya menjadi saluran pembuangan tersumbang hingga akhirnya meluap ke rumah warga hingga mengenai sekolahan. “Luweng tidak mampu menampung air sehingga meluap ke lingkungan sekitar,” katanya.
Sumadi mengatakan terus melakukan pendataan terkait dengan dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi di Gunungkidul. “Tim lapangan masih melakukan pendataan. Tapi, sampai sekarang tidak ada laporan korban jiwa,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.
Sleman memberangkatkan 325 KK transmigran selama 2010-2024. Pemberangkatan terbanyak terjadi pada 2012 setelah erupsi Gunung Merapi.
PSIM Jogja menyisakan anggaran pemain untuk putaran kedua Super League 2026/2027 agar tetap memiliki ruang merekrut pemain baru.
Pemerintah kembali membuka war tiket Upacara HUT RI di Istana Merdeka. Sebanyak 8.100 peserta ditargetkan hadir pada 17 Agustus 2026.