Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Kawsan Titik Nol Kilometer dipenuhi wisatawan beberapa waktu lalu/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus klitih kerap terjadi di Jogja. Beberapa ruas jalan baik di perkotaan maupun perdesaan pernah menjadi saksi bisu kekejaman tindakan ini.
Dari berbagai kasus yang terjadi, klithih tidak hanya terjadi di jalanan kampung yang sepi dan jarang penduduk. Beberapa kasus di Jogja justru terjadi di jalan raya di daerah perkotaan, seperti yang belum lama ini terjadi yakni di Titik Nol Kilometer.
Berikut ini daftar jalan di Jogja yang pernah menjadi lokasi terjadinya klitih:
Terjadi pada Minggu (3/4/2022). Korban berinisial DAA, remaja asal Kebumen yang bersekolah di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta tewas karena terkena sabetan gir oleh segerombolan pelaku.
Setidaknya pernah dua kali kasus kejahatan jalanan di sini. Pada Senin (12/12/2016), Adnan Wirawan Adiyanta, siswa SMA Muhammadiyah 1 Jogja tewas diserang sekelompok pemuda bercadar bersenjata pedang dan clurit di Jl.Siluk-Panggang, Dusun Lanteng, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri. Sebanyak 10 orang jadi tersangka, termasuk di antaranya siswa SMA di Jogja.
Kasus kedua, Fatur Nizar Rakadio, 16, juga tewas setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUD) Dr. Sardjito selama hampir sebulan. Ia tewas setelah menjadi korban klithih di Jalan Panggang-Siluk, Selopamioro, Imogiri, Bantul pada 14 Desember 2019. Korban merupakan salah satu siswa di sebuah SMK di Sleman.
Terjadi pada 12 Januari 2022 dan menimpa Tegar Leonardo. Ada tiga pelaku yang terlibat di antaranya RA, 19; SP, 18, dan RAP, 17.
Dua pemuda mengalami luka sayat pada Minggu, 31 Oktober 2021 sekitar pukul 3.00 WIB. Peristiwa terjadi di penggal jembatan sungai Gajah Wong. Kedua korban terkena sabetan celurit yang diayunkan para pelaku.
Pemuda berinisial A jadi korban pengeroyokan pada Sabtu 12 Februari 2022. Sepulang dari Rumah makan Kembar Gandos, ia dibuntuti segerombolan pengendara. Korban sempat ditanya asal sekolah tetapi tidak menjawab dan akhirnya dikeroyok. Korban mengalami luka di badan dan tangan kiri.
Kasus pembacokan terjadi di Jalan Kaliurang Km 9 Sinduharjo, Ngaglik, Sleman. Korban yang adalah seorang remaja berinisial DHP, 16, mengalami luka di punggung dan telapak tangan. Ada enam pelaku. Salah satu diantaranya membuat celurit sendiri untuk melakukan aksinya.
Tidak tanggung-tanggung, kali ini klitih terjadi di pusat kota yaitu di Titik Nol Kilometer Jogja. Pelaku kekerasan jalanan atau klitih membacok dan menganiaya dua mahasiswa di Titik Nol Jogja pada Selasa (7/2/2023) dini hari. Pelaku bekerja sebagai ojol, sopir, pekerja skuter listrik, hingga pelajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.