Pemkab Sleman Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar, Sasar Ribuan Warga
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Pelantikan dan pengukuhan pramuka garuda kwarcab Bantul pada Rabu (22/2/2023). /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, BANTUL—Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Garuda Kabupaten Bantul menegaskan ujung tombak gerakan pramuka ada pada gugus depan dengan berpangkal pada sekolah.
Bendahara Kwarcab dan Pelatih Pramuka Garuda Bantul, Tanti Satmawati mengatakan gugus depan yang berpangkal pada sekolah tersebut akan menentukan kualitas peserta didik.
“Masyarakat itu melihat pramuka hanya yang ada di depan mata, apa yang kelihatan saja. Dari kwartir itu selalu memberi pesan kepada para pembina di lingkungan sekolah bahwa ujung tombak gerakan pramuka itu di gugus depan dengan berpangkal pada sekolah,” kata Tanti ditemui di Pendopo Manggala Parasamya II pada Rabu (22/2/2023).
BACA JUGA : Kegiatan Pramuka di Jogja Segera Tatap Muka
Tanti mengatakan jawatannya kerap mengadakan acara yang melibatkan para pembina, sehingga pembina tersebut akan lebih memperhatikan peserta didik. Katanya, terdapat acuan atau petunjuk penyelenggaraan pramuka yang sama di seluruh daerah di Indonesia.
“Tinggal nanti bagaimana para pembina menyikapi petunjuk tersebut. Bagaimana cara menterjemahkannya kepada para peserta didik,” katanya.
Jelasnya, setiap sekolah di Kabupaten Bantul telah memiliki guru yang memiliki kecakapan untuk membina para peserta didik. Bertepatan dengan peringatan Bapak Pramuka Dunia, Robert Baden-Powell, jawatannya baru saja melantik dan mengukuhkan pramuka siaga garuda dan pramuka penggalang garuda.
“Sebenarnya pelantikan dan pengukuhannya itu Desember 2022 lalu, tapi dari kwarda minta memprioritaskan peresmian kampung pramuka di Wukirsari,” ucapnya.
BACA JUGA : Embrio Kewirausahaan Ditanamkan dalam Gerakan Pramuka
Pelantikan dan pengukuhan tersebut dilakukan untuk tingkat siaga dan penggalang, sementara untuk pelantikan panegak akan dilakukan pada 12 April 2023 bertepatan dengan peringatan Bapak Pramuka Indonesia, Sri Sultan HB IX.
Sebelum dikukuhkan, seorang peserta didik harus melewati beberapa tahapan seperti harus memenuhi 25 keterampilan bagi penggalang, sementara bagi siaga harus memiliki 20 keterampilan.
“Itu syarat yang ada di petunjuk penyelenggaraan pramuka garuda nomor 38 tahun 2017. Jadi kalau siaga itu harus menyelesaikan syarat kecakapan khusus. Kalau penegak lebih banyak lagi, ada 45 keterampilan yang harus dipunyai,” lanjutnya.
Pelantikan dan pengukuhan tersebut, katanya, melibatkan 17 kwartir ranting. Hanya saja yang memenuhi undangan pelantikan hanya 16 kwartir ranting. Dari jumlah 16 kwartir ranting tersebut, terdapat 88 orang dari tingkat siaga, sementara tingkat penggalang ada 82 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.
BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa NTT mencapai 91 jiwa dan 161.084 pengungsi hingga Minggu, 23 Agustus 2026.