Atasi Krisis Air Bersih, Sumur Bor Senilai Rp488 Juta Dibangun di Selopamioro
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.
Ilustrasi rekayasa lalu lintas. /Solopo-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN— Rekayasa lalu lintas (Lalin) di Jalan Wates km 8, Sleman diusulkan untuk dipermanenkan. Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sleman, Bambang Sumedi Laksono mengatakan rekayasa Lalin ini berlaku sejak 11 Januari - 21 Februari 2023.
Berdasarkan hasil evaluasi di sepanjang pemberlakukan rekayasa Lalin ini nihil kejadian kecelakaan. Sehingga ke depan direncanakan rekayasa Lalin ini akan dipermanenkan.
"Usulan kami dipermanenkan hasil forum Lalin kemarin. Kami terus bergerak untuk yang tinggi tingkat kecelakaannya. Memberikan informasi kepada stakeholder yang berwenang," ucapnya, Jumat (24/2/2023).
Bambang menyebut rekayasa Lalin di Jalan Wates km 8 ini terbilang sukses. "Dari aspek perlengkapan jalan, kami buatkan surat ke Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) karena kewenangan mereka. Untuk melengkapi perlengkapan jalan yang ada di sana," tuturnya.
Rekayasa Lalin di Jalan Wates merupakan usulan bersama sari pihak kepolisian, dinas perhubungan, dan masyarakat. Setelah itu diangkat dan diputuskan di forum lalu lintas.
"Ada usulan juga dari warga. Permasalahan Jalan Wates enggak hanya satu instansi yang menangani, tapi harus bersinergi dengan beberapa stakeholder yang ada."
BACA JUGA: Terungkap! Ada Perempuan Lain Ikut Andil dalam Penganiayaan yang Libatkan Mario Dandy
Sebelumnya, Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Gunawan Setiyabudi menyampaikan rekayasa Lalin ini dibuat atas dasar aspirasi dari warga karena di lokasi tersebut rawan kecelakaan.
Setelah dirapatkan di forum Lalin upaya pencegahan yang dilakukan yakni dengan pemasangan water barrier, rambu petunjuk jalan, pemisah lajur agar sepeda motor terbiasa di lajur kiri.
"Di Km 8 kan sering [laka]. Aspirasi dari masyarakat untuk direkayasa."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY memantau sumur bor Rp488 juta di Selopamioro untuk membantu sekitar 350 KK menghadapi kesulitan air bersih.
Peretas TA419 menyamar sebagai pakar AI AS untuk mencuri kredensial. Targetnya ahli kebijakan AI di AS dan Jepang.
Jepang memperketat syarat permanent resident bagi warga asing. Pendapatan, pensiun, bahasa Jepang hingga kepatuhan kini diperiksa.
Daftar terbaru Kabinet Merah Putih usai reshuffle 1 Oktober 2026, termasuk menteri, wamen, menko, Kapolri, dan pejabat baru.
Media Malaysia menyoroti tambahan waktu Indonesia vs Bangladesh yang berujung dua gol penentu dan membawa Garuda ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Hasil FP1 Moto3 Jepang 2026: Ryusei Yamanaka tercepat, sedangkan Veda Ega Pratama finis di posisi ke-16.