Kekurangan Guru di DIY Masih Jadi Sorotan, PGRI Temui Wagub
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.
Ilustrasi rekayasa lalu lintas. /Solopo-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN— Rekayasa lalu lintas (Lalin) di Jalan Wates km 8, Sleman diusulkan untuk dipermanenkan. Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Sleman, Bambang Sumedi Laksono mengatakan rekayasa Lalin ini berlaku sejak 11 Januari - 21 Februari 2023.
Berdasarkan hasil evaluasi di sepanjang pemberlakukan rekayasa Lalin ini nihil kejadian kecelakaan. Sehingga ke depan direncanakan rekayasa Lalin ini akan dipermanenkan.
"Usulan kami dipermanenkan hasil forum Lalin kemarin. Kami terus bergerak untuk yang tinggi tingkat kecelakaannya. Memberikan informasi kepada stakeholder yang berwenang," ucapnya, Jumat (24/2/2023).
Bambang menyebut rekayasa Lalin di Jalan Wates km 8 ini terbilang sukses. "Dari aspek perlengkapan jalan, kami buatkan surat ke Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) karena kewenangan mereka. Untuk melengkapi perlengkapan jalan yang ada di sana," tuturnya.
Rekayasa Lalin di Jalan Wates merupakan usulan bersama sari pihak kepolisian, dinas perhubungan, dan masyarakat. Setelah itu diangkat dan diputuskan di forum lalu lintas.
"Ada usulan juga dari warga. Permasalahan Jalan Wates enggak hanya satu instansi yang menangani, tapi harus bersinergi dengan beberapa stakeholder yang ada."
BACA JUGA: Terungkap! Ada Perempuan Lain Ikut Andil dalam Penganiayaan yang Libatkan Mario Dandy
Sebelumnya, Kasat Lantas Polresta Sleman AKP Gunawan Setiyabudi menyampaikan rekayasa Lalin ini dibuat atas dasar aspirasi dari warga karena di lokasi tersebut rawan kecelakaan.
Setelah dirapatkan di forum Lalin upaya pencegahan yang dilakukan yakni dengan pemasangan water barrier, rambu petunjuk jalan, pemisah lajur agar sepeda motor terbiasa di lajur kiri.
"Di Km 8 kan sering [laka]. Aspirasi dari masyarakat untuk direkayasa."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.
Tanggal 31 Juli diperingati sebagai Hari Penjaga Hutan Sedunia, Hari Apresiasi Penjaga Pantai, hingga ulang tahun Harry Potter. Simak daftar lengkapnya.
BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah DIY mengalami udara kabur pada Jumat 31 Juli 2026. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.