Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi./Twitter
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Perjalanan Kabupaten Gunungkidul meraih penghargaan Adipura masih panjang. Pasalnya, penghargaan yang diterima Pemkab Gunungkidul dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Selasa (28/2/2023), baru sebatas Sertifikat Adipura.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan pemberian sertifikat Adipura merupakan bentuk penghargaan atas komitmen dalam upaya pengelolaan sampah dan keteduhan di Kota Wonosari. Menurut dia, penghargaan yang diterima terus meningkat karena sebelumnya hanya sebatas plakat Adipura.
“Memang berjenjang karena penghargaan tertinggi dalam bentuk piala dan adipura kencana,” kata Hary, Rabu (1/3/2023).
Menurut dia, untuk meraih penghargaan puncak membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena butuh proses dan komitmen bersama. Ada sejumlah indikator yang harus dicapai seperti kebersihan dan keteduhan, capaian kinerja dalam pengurangan dan penanganan sampah.
BACA JUGA: Kota Jogja Berharap Terima Penghargaan Adipura Lagi
Selain itu, juga ada laporan kinerja dari Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) hingga adanya program penangulangan guna mendukung kebijakan strategi nasional maupun di daerah.
“Jadi prosesnya masih panjang. Contohknya untuk laporan TPAS, pengolahannya tidak boleh salah, baik itu yang menggunakan model saniltary landfill atau open dumping,” katanya.
Meski demikian, Hary mengakui dengan penghargaan sertifikat adipura memberikan motivasi untuk meraih target yang lebih tinggi. Dia pun berharap adanya partisipasi aktif dari masyarakat serta koordinasi lintas sektoral guna meraih piala atau Adipura.
“Tentunya menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat untuk mendapatkan adipura kencana, tapi butuh komitmen bersama untuk meraihnnya. Doakan semoga bisa dicapai secepatnya,” kata mantan Sekretaris Satpol PP ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.