28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Sejumlah alat berat mengerjakan penggalian TPST Transisi Piyungan./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Air lindi (cairan dari air hujan di timbunan sampah) masih menjadi permasalahan di TPST Piyungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP ESDM) DIY akan membangun TPST Piyungan Transisi Tahap 2 bersama dengan instalasi pengolahan lindi (IPL) terbaru tahun ini.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUP ESDM DIY, Rosdiana Puji Lestari menyampaikan Dinas PUP ESDM akan membangun saluran lindi dan drainase untuk mengatasi persoalan lindi tersebut.
Rosdiana menyampaikan diperkirakan untuk pembangungan TPST Piyungan Tahap 2 bersama dengan IPL-nya dianggarakan sekitar lebih dari Rp34 miliar.
Pembangunan tersebut akan dilakukan bersamaan dengan TPST Piyungan Transisi Tahap 2. “Tahun ini pembangunan TPA [TPST] Transisi Tahap 2 yaitu di barengi dengan pembangunan IPL-nya,” katanya.
BACA JUGA: Belum Juga Ada Solusi, TPST Piyungan Masih Saja Alami Masalah Lindi
Dia menyampaikan nantinya akan ada IPL yang akan dibangun diperkirakan dapat menampung lindi dari TPST Piyungan Transisi Tahap 2 serta TPST Piyungan Transisi Tahap I.
“IPL yang akan kami bangun ini nantinya menampung air lindi yang dari TPST transisi tahap 1 maupun tahap 2, sehingga tahap 1 yang saat ini lindinya kami masukkan ke IPL existing akan kami pindah ke IPL yang akan kami bangun,” katanya.
Rosdiana menyampaikan permasalahan lindi di TPST Piyungan disebabkan karena IPL yang ada sudah over kapasitas. Selain itu, Rosdiana menyampaikan ada pula permasalahan dengan pipa dalam saluran landfill.
“Sebenarnya kalau konstruksi sampah dengan landfill itu kan sebenarnya di dalam, di dasarnya itu kan sudah ada pipa-pipa lindinya. Ternyata dengan berjalannya waktu ini beberapa mungkin ada yang pecah, ada yang bocor, sehingga lindinya banyak yang mengalir ke drainase,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Bulog menyiagakan 93.782 ton beras untuk penanganan gempa NTT, termasuk kebutuhan korban, masa tanggap darurat, dan bantuan pangan tiga bulan.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus dugaan pembakaran hutan dan lahan. Total lahan terbakar mencapai 1.006,67 hektare.
TNI AU melakukan water bombing untuk memadamkan karhutla di Palembang. Kabut asap juga membuat dua penerbangan Jakarta-Jambi dialihkan.
Dua penyu ditemukan mati di Pantai Sepanjang dan Nglolang Gunungkidul dalam dua hari. Bangkai langsung dievakuasi dan dikubur.