25 KK Transmigran Sleman di Arongo Minta Kepastian Hak Lahan
Bupati Sleman dan Konawe Selatan bahas solusi transmigran Arongo. 25 KK asal Sleman minta kepastian hak lahan.
Sebuah ruas jalan di Jalan Ateka Timur Padukuhan Tanjung, Kalurahan Bangunharjo, Kabupaten Bantul ambrol pada Jumat (4/3/2023)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, BANTUL—Sebuah jalan di Jalan Ateka Timur, Padukuhan Tanjung, Kalurahan Bangunharjo, Kabupaten Bantul ambrol pada Jumat (4/3/2023). Kendati telah diberi tanda peringatan, lubang tersebut sempat memakan korban. Seorang pemotor terperosok ketika sedang melintas.
Warga sekitar bernama Lia, 40, mengatakan bahwa dirinya sempat mendengar jalan tersebut ambrol.
“Kemarin pukul 14.30 WIB itu ada suara jedug-jedug. Ternyata sudah ambles separuh. Kalau ada motor melaju kencang, pasti langsung mental. Semakin dilewati kendaraan seperti mobil, lubangnya makin besar. Lalu, jalan ambles itu sudah saya beri tanda juga,” kata Lia ditemui di lokasi kejadian pada Sabtu (4/3/2023).
Lia mengatakan bahwa pada Jumat malam, seorang anak yang sedang mengendarai motor terperosok di lubang tersebut. Padahal, sudah ada garis pembatas agar para pengendara tidak melalui jalan tersebut.
“Di sisi lain jalan ini juga sudah ditutup aksesnya. Dia sudah ngerem, tapi tidak sampai terus terguling ke kanan. Pengendaranya itu masih pelajar umur 16 tahun, dua orang boncengan. Jadi ya nyemplung semua ke lubang,” katanya. Menurut Lia, jalan tersebut ambrol karena ada kebocoran pada pipa limbah.
Baca juga: Waspada! Setiap Pekan Ditemukan Kasus Flu Singapura di Kulonprogo
Warga sekitar, kata Lia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY pada Jumat. Hanya saja, karena DPUP-ESDM DIY tidak dapat langsung menangani karena sudah sore.
“Jalan ini merupakan jalan alternatif. Jadi hanya kendaraan yang melintas. Pokoknya jam berangkat Sekolah dan pulang kerja itu rame banget,” ucapnya.
Sementara itu Kepala DPUP-ESDM DIY, Anna Rina Herbranti mengatakan bahwa jawatannya telah menurunkan personil untuk menangani jalan tersebut.
“Perbaikan [hari ini] itu benar dari kami. Pokoknya kami akan segera mengatasi [jalan tersebut],” kata Anna dihubungi pada Sabtu (4/3/2023).
Anna menjelaskan bahwa di bawah jalan tersebut terdapat saluran pipa limbah Sewon. Terangnya, jawatannya sedang mencari penyebab ambrolnya jalan tersebut.
“Itu saluran pipa Sewon untuk limbah. Tapi secara teknis, kami masih mencari penyebabnya kenapa sampai amblas begitu. Kemudian akan kami lakukan penanganan sementara agar aksesibilitas masyarakat tetap berjalan baik. Segera kami atasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman dan Konawe Selatan bahas solusi transmigran Arongo. 25 KK asal Sleman minta kepastian hak lahan.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.