Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Sejumlah peserta memulai Tour De Sleman 2023, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Minggu (5/3/2023)/Istimewa-Humas Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Tour De Sleman kembali digelar pada Minggu (5/3/2023). Sebanyak 240 peserta meramaikan kompetisi bersepeda yang start di Rumah Dinas Bupati Sleman, melintasi Cangkringan hingga Minggir ini.
Koordinator acara Tour De Sleman 2023, Luqi, mengatakan, pada tahun ini Tour De Sleman dilaksanakan dengan menempuh jarak lintasan 110 kilometer. Terdapat tiga kategori peserta pada kompetisi ini yakni, kategori pria dengan usia lebih dari 40 tahun, pria berusia kurang dari 40 tahun, dan kategori wanita.
"Ini adalah pelaksanaan ketiga kalinya dengan total 240 peserta. Sebelumnya meskipun masa pandemi, kami juga telah melaksanakan Tour De Sleman secara virtual," ujarnya.
Pada tahun ini, peserta Tour De Sleman tak hanya datang dari Kabupaten Sleman saja. Luqi menjelaskan tercatat beberapa individu dan komunitas pesepeda hadir dari Semarang, Solo, Jakarta, Madura, bahkan Yaman.
Luqi berharap pelaksanaan di tahun berikutnya Tour De Sleman dapat dikenal semakin luas oleh para wisatawan dan komunitas sepeda. "Sehingga dapat menjadi promosi dan memajukan pariwisata di Sleman," ungkapnya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, membuka Tour De Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Sleman itu, juga diikuti oleh Wakil Bupati Danang Maharsa sebagai peserta.
Tour De Sleman merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mengangkat citra potensi pariwisata Sleman melalui kegiatan bersepeda. Selain untuk menarik kunjungan wisatawan ke destinasi yang ada di Sleman, tour ini juga diselenggarakan untuk memperkenalkan produk wisata budaya.
Kustini mengapresiasi penyelenggaraan Tour De Sleman 2023. Kegiatan ini dinilai Kustini sebagai ajang kreatif untuk memperkenalkan potensi wisata Sleman. Dengan bersepeda, masyarakat dapat mengenal berbagai pilihan wisata di Sleman secara lebih dekat, sekaligus meningkatkan kesehatan.
"Kegiatan ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan wisata yang ada di Kabupaten Sleman. Saya harap nantinya peserta yang ikut dapat mempromosikan wisata-wisata yang ada di Sleman," kata Kustini.
Pemkab Sleman sangat mendukung pelaksanaan Tour De Sleman dan menambahkan event ini dalam agenda tahunan Kabupaten Sleman.
"Kami berharap keterlibatan peserta dalam Tour De Sleman dapat meningkat setiap tahunnya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.
Tabrakan kereta barang dan bus di Bangkok, Thailand, menewaskan delapan orang dan melukai 32 korban di dekat Stasiun Makkasan.