Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sejumlah peserta memulai Tour De Sleman 2023, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Minggu (5/3/2023)/Istimewa-Humas Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Tour De Sleman kembali digelar pada Minggu (5/3/2023). Sebanyak 240 peserta meramaikan kompetisi bersepeda yang start di Rumah Dinas Bupati Sleman, melintasi Cangkringan hingga Minggir ini.
Koordinator acara Tour De Sleman 2023, Luqi, mengatakan, pada tahun ini Tour De Sleman dilaksanakan dengan menempuh jarak lintasan 110 kilometer. Terdapat tiga kategori peserta pada kompetisi ini yakni, kategori pria dengan usia lebih dari 40 tahun, pria berusia kurang dari 40 tahun, dan kategori wanita.
"Ini adalah pelaksanaan ketiga kalinya dengan total 240 peserta. Sebelumnya meskipun masa pandemi, kami juga telah melaksanakan Tour De Sleman secara virtual," ujarnya.
Pada tahun ini, peserta Tour De Sleman tak hanya datang dari Kabupaten Sleman saja. Luqi menjelaskan tercatat beberapa individu dan komunitas pesepeda hadir dari Semarang, Solo, Jakarta, Madura, bahkan Yaman.
Luqi berharap pelaksanaan di tahun berikutnya Tour De Sleman dapat dikenal semakin luas oleh para wisatawan dan komunitas sepeda. "Sehingga dapat menjadi promosi dan memajukan pariwisata di Sleman," ungkapnya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, membuka Tour De Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Acara yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata Sleman itu, juga diikuti oleh Wakil Bupati Danang Maharsa sebagai peserta.
Tour De Sleman merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mengangkat citra potensi pariwisata Sleman melalui kegiatan bersepeda. Selain untuk menarik kunjungan wisatawan ke destinasi yang ada di Sleman, tour ini juga diselenggarakan untuk memperkenalkan produk wisata budaya.
Kustini mengapresiasi penyelenggaraan Tour De Sleman 2023. Kegiatan ini dinilai Kustini sebagai ajang kreatif untuk memperkenalkan potensi wisata Sleman. Dengan bersepeda, masyarakat dapat mengenal berbagai pilihan wisata di Sleman secara lebih dekat, sekaligus meningkatkan kesehatan.
"Kegiatan ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan wisata yang ada di Kabupaten Sleman. Saya harap nantinya peserta yang ikut dapat mempromosikan wisata-wisata yang ada di Sleman," kata Kustini.
Pemkab Sleman sangat mendukung pelaksanaan Tour De Sleman dan menambahkan event ini dalam agenda tahunan Kabupaten Sleman.
"Kami berharap keterlibatan peserta dalam Tour De Sleman dapat meningkat setiap tahunnya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
IHSG melemah 0,88% ke 6.384,73 jelang RDG BI. Simak area support IHSG dan rekomendasi saham BIPI, IRSX, GDST, serta SMRA.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.