Kemarau Datang, Gunungkidul Siapkan Droping Air Mulai Juli
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
Ilustrasi jalur mudik./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul akan mendata jalur-jalur mudik yang rusak. Untuk perbaikan, Pemkab Gunungkidul telah mengalokasikan dana swakelola sebesar Rp3 miliar.
Sekretaris DPUPRKP Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan, persiapan jalur mudik dipersiapkan mulai dari sekarang. Salah satunya dengan mendata jalur mudik yang mengalami kerusakan.
Rencananya setelah data terkumpul, maka dilakukan penaganan. Meski demikian, perbaikan hanya sebatas pemeliharaan dengan melakukan penambalan di titik-titik rusak. “Tidak semua dikerjakan karena keterbatasan anggaran dan penanganan mengacu pada skala prioritas,” kata Putro kepada Harianjogja.com, Jumat (10/3/2023).
Menurut dia, pendataan masih berlangsung. Akan tetapi saat ini juga sudah mulai ditangani.
BACA JUGA: Ada 6 Jalur Alternatif Mudik di DIY, Seperti Ini Kondisinya
Putro mencontohkan, di jalur Sambirejo-Ngawen tepatnya di depan Pasar Ngawen menjadi salah satu jalur mudik di Gunungkidul. Lantaran lokasinya yang berada di pusat perekonomian, maka upaya perbaikan langsung dilakukan dari sekarang. “Sudah mulai dikerjakan dengan melakukan penambalan,” katanya.
Disinggung mengenai alokasi anggaran pemeliharaan, Putro mengakui memiliki dana swakelola sekitar Rp3 miliar. Hanya saja, langjut dia, pagu ini tidak hanya pemeliharaan jalan, tapi ada juga untuk pembangunan talut dan saluran drainanse. “Tidak hanya untuk jalan saja, tapi ada program lainnya seperti pembuatan talut,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko. Menurut dia, jelang lebaran upaya pemeliharaan terhadap jalan-jalan yang rusak akan digencarkan.
Adapun tujuannya untuk mempermudah akes bagi para pemudik serta mengurangi risiko kecelakaan. Meski demikian, Irawan menegaskan penanganan berdasarkan status jalan. “Ya kami tangani untuk jalan milik kabupaten. Sedangkan untuk yang statusnya milik provinsi atau nasional akan kami laporkan agar dilakukan penanangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
Indonesia dan India menyepakati restorasi Candi Prambanan serta konservasi situs UNESCO sebagai penguatan diplomasi budaya kedua negara.
Rumor iPhone lipat Apple 2026 disebut tertunda akibat masalah engsel. Caviar lebih dulu memperkenalkan iPhone Fold edisi mewah.
KAI Bandara mencatat 1,34 juta penumpang di DIY selama Semester I 2026. Penumpang KA Bandara YIA Reguler naik 5,05 persen.
Pemilik McLaren yang terbelah di Sukoharjo, YouTuber Andra, mengklarifikasi penyebab kecelakaan dan membantah mengemudi dalam kondisi mabuk.
Sebanyak 1.000 siswa SD dan SMP di Sleman mengenakan busana adat Jawa untuk menyambut Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi.