30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi Pinus Sari, Mangunan./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, BANTUL — Ramadan tinggal sepekan lagi. Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul memastikan semua objek wisata di Bumi Projotamansari tetap buka selama Ramadan, terutama objek wisata yang dikelola oleh Pemkab Bantul.
Meski begitu, Dispar tidak akan menggelar atraksi wisata selama Ramadan untuk mengormati umat muslim yang sedang berpuasa.
Kepala Dispar Bantul, Kwintarto Heru Prbowo mengatakan semua objek wisata tetap buka selama Ramadan meski tanpa atraksi wisata. “Secara prinsip, kami tidak mengadakan atraksi wisata dalam rangka memberikan kesempatan umat muslim ibadah puasa. Tetapi kalau ada kelompok masyarakat yang mengadakan atraksi kami tidak melarang,” kata Kwintarto, Selasa (14/3/2023).
BACA JUGA: Jelang Ramadan Akan Digelar Operasi Pasar Sejumlah Titik
Menurut Kwintarto, berdasarkan pengalaman sebelum-sebelumnya, selama Ramadan merupakan bulan sepi atau masa paceklik wisatawan meski objek wisata tetap buka. Kondisi tersebut juga sudah dipahami oleh para pelaku wisata, termasuk pelaku UMKM yang ada di sejumlah objek wisata.
Biasanya mereka, kata dia, sudah menabung sejak Januari dan Februari untuk menutupi sepinya wisatwan selama Ramadan sehingga mereka tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya selama bulan puasa. Sehingga tidak ada konflik.
“Sampai hari ini tak menjadi konlik misalnya wisatawan sepi kami [pelaku UMKM] engga bisa makan. Jadi sudah terbangun kemampuan berpikir sehingga tidak banyak tuntutan dari mereka maupun. Karena mereka sudah tahu sepinya Ramdan akan terbayar ketika lebaran atau bulan Syawal nanti,” paparnya.
Lebih lanjut Kwintarto mengatakan selama Januari-Februari, Dispar bersama sejumlah pihak sudah mengadakan atraksi wisata yang berhasil mendatangkan banyak wisatwan dan memberikan keuntungan bagi pelaku UMKM di objek wisata, di antaranya atraksi wisata di Goa Cemara bersama SMA 1.
Kemudian Asita Volcano Cycling (AVC) yang diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Asita, festival burung paruh bengkok di Gumuk Pasir, dan Festival Coast to Coast di Parangtritis Geomaritim Science Park.
Kasi Promosi dan Informasi Data, Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi mengakui memang selama Ramadan kunjungan wisatwan akan sepi, tetapi tetap ada wisatawan yang berkunjung untuk ngabuburit maupun yang buka puasa bersama di pantai atau objek wisata lainnya.
“Terutama anak-anak muda biasanya banyak yang ngabuburit sambil menikmati sunset,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Rachel/Febi kalah 16-21, 17-21 dari Treesa/Gayatri pada 16 besar Denmark Open 2026. Indonesia pun kehilangan seluruh wakil di ganda putri.
Malaysia menempati peringkat kelima Digital Nomad Visa Index 2026 dengan skor 82,9. Simak posisi Bali dan daftar 10 destinasi teratas.
Sentra kerajinan kulit Manding, Bantul, sepi pembeli. Perajin menghadapi persaingan toko online dan keluhan konsumen soal kualitas produk.