11 Bayi Dievakuasi dari Rumah di Pakem, Diduga Titipan Mahasiswi
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Polres Kulonprogo terlibat dalam upaya penanganan stunting di Kabupaten Kulonprogo. Salah satu upaya yang dilakukan Polres adalah dengan memberikan makanan tambahan kepada anak-anak di beberapa wilayah di Kulonprogo.
Kepala Unit Pembinaan Perpolisian Masyarakat (Kanitbinpolmas) Polres Kulonprogo, Ipda Suryanti mengatakan pemberian makanan tambahan baru saja dilakukan kepada beberapa anak di Padukuhan Klopo X, Sanggrahan Lor dan Sanggrahan Kidul, Kalurahan Bendungan, Wates, Kulonprogo.
“Pemberian Makanan Tambahan [PMT] merupakan program yang bertujuan untuk kesehatan bayi dan balita guna memastikan tumbuh kembang anak sesuai dengan umurnya dan mencegah stunting,” kata Suryanti dihubungi pada Jumat (17/3/2023).
BACA JUGA: Cara Mencegah Stunting Pada Anak
Suryanti menambahkan bahwa stunting yang coba dicegah oleh Polres Kulonprogo merupakan gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu yang lama. Tegasnya, kondisi tersebut menyebabkan penghambatan perkembangan dan pertumbuhan bayi, sehingga bayi menjadi pendek. “PMT yang kami berikan berupa Susu, Biscuit, Telur, Kacang Hijau dan Bubur Kacang Hijau,” katanya.
Jelasnya, pencegahan stunting ini dilaksanakan serentak dan rutin tiap Selasa dan Jumat pagi di dua belas kapanewon yang dipimpin para kapolsek yang didampingi bhabinkamtibmas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Evakuasi 11 bayi di Pakem Sleman diduga titipan mahasiswi ke bidan tanpa izin daycare resmi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.